
TOKYO –Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa AS telah melaksanakan serangan yang sangat sukses ketiga fasilitas nuklir di Iran, Sabtu (21/6/2025). Informasi tersebut disampaikannya melalui akun Truth Social, sekaligus memastikan bahwa seluruh pesawat tempur AS telah meninggalkan ruang udara Iran setelah misi selesai.
Trump menyebut bahwa serangan mengikuti permintaan bantuan dari Israel, yang sebelumnya telah melancarkan serangan serupa terhadap target di Iran. Pernyataan ini muncul di tengah peningkatan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Sumber media AS melaporkan penggunaan pesawat siluman B‑2 dan rudal bunker‑buster, yang efektif menghancurkan struktur bawah tanah seperti fasilitas nuklir, sebagai bagian dari operasi tersebut.
Keterlibatan militer AS yang mendukung agresi Israel diprediksi akan memicu eskalasi militer. Iran pun telah memperingatkan bahwa pangkalan militer AS di kawasan bisa menjadi sasaran balasan, jika keterlibatan ini terus berlanjut.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah pesan video terbaru, menegaskan bahwa eskalasi seperti ini akan membawa “konsekuensi sangat berat” bagi semua pihak yang terlibat.
Sejak 13 Juni 2025, serangan Israel telah memicu balasan Iran berupa serangan rudal ke Tel Aviv, yang menimbulkan banyak korban di kedua belah pihak. (ant)