PEKANBARU, GORIAU.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Riau mencatat pada Mei 2014, Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Riau mencapai sebesar 97Â persen atau terjadi penurunan sebesar 1,4 persen. Perbandingan ini berdasarkan data yang terangkum pada April yakni sebesar 98,38 persen.
Kabid Statistik Distribusi BPS Provinsi Riau, Zulkifli, Selasa (3/6/2014). Dijelaskannya, menurunnya NTP ini menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat petani di Riau menurun.
Dimana Indeks Harga (IH) yang diterima petani mengalami penurunan sebesar 1,08 persen. Sedangkan untuk IH yang dibayarkan petani tentu berbanding terbaik. Artinya terjadi penaikan sebesar 0,33 persen pada Mei 2014.
Komoditas memberikan andil penurunannya IH yang diterima petani terjadi pada tiga subsektor, yakni bidang tanaman perkebunan rakyat sebesar 1,76 persen, tanaman holtikultural sebesar 0,54 dan perternakan sebesar 0,36 persen.
"NTP adalah perbandingan antara IH diterima petani dan IH dibayar petani. NTP merupakan salah satu bagian indikator dan penerjamah tingkat kesejahteraan petani. NTP yang semakin tinggi menggambarkan kehidupan yang lebih baik," jelas Zulkifli.
Kalau itu NTP meningkat, maka kemampuan daya beli atau daya tukar petani relatif lebih baik dan tingkat kehidupan petani juga lebih baik. Maka, di bulan Mei itu yang terjadi penurunan NTP. Hal ini menandakan penurunan kesejahteraan bagi petani di Riau.
BPS Riau juga medata Nilai Tukar Tanaman Pangan (NTTP), dimana terjadi meningkat 0,07 persen, dan Nilai Tukar Petani Holltikultura (NTPH) menurun sebesar 0,90 persen, Nilai Tukar Pekebun Rakyat (NTPR) turun sebesar 2,10 persen, Nilai Tukar Pertenak (NTPT) turun sebesar 0,66 persen dan Nilai Tukar Peikanan (NTPI) itu turun sebesar 0,07 persen.***