
SELATPANJANG, GORIAU.COM – Anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2013 telah selesai dievaluasi di tingkat provinsi. Pemkab hanya menunggu keluar SK (Surat Keputusan) yang akan ditandatangani Gubernur Riau.
Demikian diungkapkan Kepala Badan Perencanaan Pambangunan Daerah (Bappeda), Mohamad Azza Faroni, kepada sejumlah wartawan, Kamis (14/2/2013) kdi ruang kerjanya.
Dikatakannya, jika SK Gubri sudah turun maka Pemkab bisa melanjutkannya untuk memulai pelaksanaan berbagai program yang telah direncanakan dan akan dilaksanakan tahun 2013 ini.
“APBD kita sudah selesai evaluasi. Kita hanya mengunggu SK Gubri untuk mengesahkan. Mudah-mudahan prosesnya bisa berjalan cepat, sehingga kita bisa memulai pelaksanaan program yang telah diusulkan dalam APBD murni tahun ini,” katanya.
Dia menjelaskan, dalam proses evaluasi itu sejumlah kepala SKPD (Satuan kerja Perangkat Daerah), juga disertakan. Dimana, mereka membahas hal-hal yang perlu diverifikasi dalam proses evaluasi tersebut.
Di sisi lainnya, terkait rencana untuk pemerataan pembangunan di tingkat desa melalui Musrenbang (musyawarah rencana pembangunan), Kepala Bappeda tersebut menjelaskan, bahwa hal itu merupakan suatu upaya agar tiap desa mendapat program pembangunan melalui APBD.
“Pola pemerataan pembangunan itu sebenarnya salah satu upaya Pemkab agar semua desa dapat masuk pembangunan melalui APBD. Artinya, meski hanya sedikit paling tidak ada. Dan jangan sampai sama sekali tidak ada. Seperti contohnya pembangunan jalan poros. Dimana itu sebagai salah satu bentuk program skala besar yang masuk pola pemerataan yang dimaksud. Dengan pembangunan jalan poros tersebut, diyakni akan membantu masyarakat dalam melaksanakan aktivitasnya maing-masing.
Jalan poros salah satu sarana fasiltas umum yang menjadi urat perekonomian masyarakat. Sehingga kita berharap dengan proses yang cukup cpat dalam kaitan evaluasi APBD kabupaten Kepulauan Meranti itu dapat mempercepat pelaksanaan pembangunan,” jelasnya. (kpt)