
PEKANBARU - Harapan mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis Bio Solar setelah mengantre berjam-jam sirna begitu saja. Puluhan pengendara yang kendaraannya sudah mengular panjang di SPBU Jalan Arifin Achmad Pekanbaru harus menelan kekecewaan lantaran stok BBM dinyatakan habis tepat saat giliran mereka tiba, tanpa ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak SPBU.
Antrean panjang kendaraan bermesin diesel ini mulai terjadi sejak Jumat (4/9/2026) siang hingga malam hari. Antrean bahkan terpantau memanjang dari pinggir Jalan Arifin Achmad hingga masuk ke area tangki pengisian SPBU.
Seorang pengendara bernama Rendi Anggi menceritakan pengalaman pahitnya. Ia mengaku tidak kebagian BBM jenis Bio Solar malam ini, padahal kendaraannya sudah ikut mengantre lebih dari tiga jam.
"Udah antre dari habis magrib tadi. Tiba-tiba pas giliran saya, katanya habis minyak," keluh Rendi.
Reaksi Petugas Saat Ditanya
Merasa ada yang janggal karena pelayanan dihentikan mendekati pukul 22.00 WIB, Rendi sempat melontarkan pertanyaan untuk memastikan apakah stok benar-benar kosong atau operasional SPBU memang sudah akan tutup. Namun, respons yang didapat justru tidak ramah.
"Tadi sempat tanya ke petugas, eh dia marah. Kan aneh karena kita sudah berjam-jam antre," herannya.
Kekecewaan ini semakin memuncak karena Rendi bukan baru pertama kali mengalami kejadian serupa di lokasi tersebut. Ia menuturkan bahwa kejadian yang sama juga menimpanya pada malam sebelumnya, dengan waktu yang berdekatan.
"Malam kemarin saya juga antre di sini, tepat di waktu yang sama jelang jam 22.00 juga. Malam kemarin itu tinggal tiga atau lima kendaraan depan saya, dan ini pas tinggal kendaraan saya," bebernya.
Ketiadaan Informasi Sejak Awal
Hal utama yang memicu amarah para pengendara adalah tidak adanya inisiatif dari pihak SPBU untuk memasang tanda atau sekadar memberitahukan bahwa kuota Bio Solar menipis. Alhasil, banyak waktu yang terbuang sia-sia di tengah antrean panjang.
"Enggak ada pemberitahuan, langsung dibilang minyak habis. Waktu kita tanya dia lari," tukasnya.
Pemandangan serupa juga dialami oleh deretan pengendara lain di belakang Rendi. Terlihat raut wajah kesal dari sejumlah pengemudi yang sempat mencoba mempertanyakan kejelasan kepada petugas yang berjaga, sebelum akhirnya terpaksa memutar kemudi dan tancap gas meninggalkan area SPBU tersebut. ***