
PEKANBARU - Belasan orang yang diduga preman, terpaksa diangkut ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Selasa (29/12/2015) petang. Mereka terjaring operasi penertiban untuk mengantisipasi kejahatan jelang tahun baru 2015.
Tiba di Direktorat Reskrimum Polda Riau, belasan orang pria yang diduga preman tersebut langsung menjalani pendataan dan diperiksa petugas. Mayoritas mereka tidak mengantongi Kartu Tanda Pengenal (KTP).
"Namun setelah dimintai keterangan, tidak ada terindikasi kalau mereka terlibat premanisme, jadi sudah kita lepas lagi dengan membuat perjanjian," sebut Direktur Reskrimum Polda Riau, Kombes Rivai Sinambela, Selasa malam.
Lokasi razia preman ini, mengambil lokasi di Terminal Akap, disepanjang Jalan Achmad Yani, Jalan Cempaka dan kawasan Pasar Kodim. "Ini jadi prioritas program Kapolri juga, sekaligus untuk cipta kondisi menjelang tahun baru nanti," ulas dia kepada GoRiau.com.
Dalam kegiatan kali ini, Polda Riau mengerahkan sekitar 20 personil dari Direktorat Reskrimum dan Provost Polda Riau. Cipta kondisi itu, dimulai sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. "Karena indikasi kejahatan bisa bermula dari premanisme, sebab itu kita rutinkan operasi ini," tutupnya. ***