
PEKANBARU – Pelatih dan atlet yang sudah berjasa mengharumkan nama Kota Pekanbaru saat membela Kontingen Riau pada PON XVIII Papua segera akan mendapatkan bonus dari Pemko Pekanbaru.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pekanbaru, Zulfikri mengatakan bonus untuk pelatih dan atlet akan diserahkan pada pertengahan bulan April mendatang.
"Bonus sudah ada anggarannya, dan sudah masuk ke rekening kita, tinggal menunggu pemberian secara simbolis oleh pak wali (Firdus)," katanya, Kamis (31/3/2022).
Saat ini Wali Kota Pekanbaru, Firdaus tengah berada di luar kota. Penyerahan bonus tersebut nantinya akan dilakukan sekembalinya Wali Kota ke Pekanbaru.
"Insyaallah (diberikan), setelah kembalinya pak wali, itu kan paling tanggal 9 April, setelah itu lah, minimal secara simbolis," terangnya.
Sebagaimana diketahui Kontingen Riau masuk di jajaran 8 besar nasional dengan mengumpulkan 21 medali emas, 25 perak dan 21 perunggu. Dari torehan tersebut, atlet Pekanbaru yang memperkuat Riau di PON, menyumbangkan 8 medali emas, 9 perak dan 9 perunggu, dari 19 atlet di 10 cabang olahraga.
Bonus bagi peraih prestasi PON Papua akan dianggarkan pada APBD tahun 2022. Untuk besarannya, peraih medali emas Rp75 juta, perak Rp 40 juta, serta perunggu Rp25 juta.
"Kita serahkan pembagian hadiah atau bonus untuk peraih medali perunggu, perak dan emas yang di PON. Kita tidak mungkin kasih sekarang tanpa izin pimpinan," ujarnya.
Terkait anggaran untuk bonus atlet dan pelatih tersebut. Pihaknya telah menyediakan anggaran sekitar Rp2,1 miliar. Jumlah anggaran itu sudah termasuk dengan bonus atlet National Paralympic Committee (NPC) Riau asal Pekanbaru.
"Uangnya sudah ada, sekitar Rp2,1 miliar untuk atlet termasuk atlet NPC," pungkasnya. ***