PEKANBARU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Riau mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk segera membentuk tim khusus penyelamatan PT Pengembang Investasi Riau (PIR) yang saat ini dilaporkan tengah mengalami krisis.

Desakan ini disampaikan sebagai langkah konkret untuk memulihkan kondisi keuangan dan operasional perusahaan agar dapat kembali berfungsi optimal dalam menjalankan aktivitas usahanya.

Anggota Komisi III DPRD Riau, Abdullah, mengatakan bahwa pembentukan tim khusus sangat diperlukan karena PT PIR dinilai masih memiliki potensi besar untuk bangkit, meskipun saat ini sedang menghadapi kesulitan.

“Bagaimanapun kondisi PT PIR, mereka punya potensi untuk dibangkitkan. Apalagi, Pemprov Riau sudah berinvestasi pada perusahaan tersebut,” ujar Abdullah, Rabu (5/11/2025).

Lebih lanjut, Abdullah menjelaskan bahwa tim khusus tersebut nantinya harus fokus menyelesaikan berbagai persoalan yang membelit PT PIR, termasuk yang berkaitan dengan PT Riau Airlines (RAL), Bank Muamalat, serta sejumlah pihak trader batubara.

“Ini harus diselesaikan, termasuk masalah hukum yang melibatkan PT RAL dan Bank Muamalat. Dengan cara itulah PT PIR bisa bangkit. Perusahaan ini harus clear dengan masa lalunya terlebih dahulu,” pungkas politisi PKS dari daerah pemilihan Siak–Pelalawan ini. (adv)