BENGKALIS, GORIAU.COM - Anggota DPRD Bengkalis asal Bantan, Sofyan mengaku turut prihatin atas persoalan tak kunjung dilantiknya Kepala Desa Teluk Pambang terpilih. Dirinya berharap Bupati Bengkalis segera melantik kades terpilih.

''Apalagi yang ditunggu, gugatan sudah dilayani di PN Bengkalis bahkan sampai dua kali. Hitung ulang sesuai perintah Bupati juga sudah dilakukan. Tim ombudsman juga sudah turun langsung, jadi mau apalagi,'' tanya Sofyan.

Baru-baru ini dirinya bertemu dengan Ikatan Masyarakat Teluk Pambang di Pekanbaru. Dari pertemuan tersebut, terungkap kekesalan warga Pambang yang ada di Pekanbaru.

''Mereka juga sepakat kalau masyarakat harus menggelar aksi dan menduduki kantor Bupati, jika memang itu yang diinginkan Pemkab Bengkalis,'' papar Sofyan.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar bulan Januari 2012 dilakukan pemilihan kepala desa Teluk Pambang. Sebanyak lima calon ikut dalam kepala desa tersebut, termasuk kades incumbant, M Ayub. Dari pemilihan tersebut, M Ayub kembali memperoleh suara terbanyak, unggul 13 suara dari Hariantoni calon lainnya.

Karena menilai ada kesalahan, maka Toni menggugat hasil penghitungan suara tersebut, sedangkan tiga calon lainnya tidak mempersoalkan. Selanjutnya digelar sidang gugatan di PN Bengkalis. Putusan sidang menyerahkan kepada kepala daerah, tidak melakukan pemilihan ulang karena selisih suara sangat sedikit.

Atas instruksi Pemkab Bengkalis, akhirnya dilakukan penghitungan ulang di kantor Camat Bantan. Penghitungan ulang disaksikan Camat Bantan, pejabat BPMPD, BPD, sejumlah calon Kades dan aparat keamanan. Hasil penghitungan tersebut, M Ayub dinyatakan menang. Namun Toni kembali menggugat, sayangnya pada gugatan kedua ini Toni dan pengacaranya tidak pernah hadir di persidangan, sehingga tuntutan penggugat dianggap tidak ada.jfk