
JAKARTA, GORIAU.COM - Direktur Centre For Budget Analysis, Uchok Sky Khadafi merasakan kejanggalan dengan pengangkatan mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Komisaris Utama Trans Corp, yang notabene adalah perusahaan swasta. Karena lazimnya, komisaris utama di perusahaan swasta adalah pemilik dari perusahaan tersebut. Sementara yang diketahui publik, Trans Corp dimiliki oleh Chaerul Tandjung, eks Menko Perekonomian yang juga mantan anak buah SBY di kabinet.
"Saya minta KPK dan PPATK menelusuri siapa sebenarnya pemilik Trans Corp. Karena sangat aneh jika SBY saat ini bekerja di perusahaan milik mantan mentrinya yaitu Chairul Tandjung,'' kata Uchok, di Jakarta, Kamis 19 Maret 2015.
Bagi Uchok, aneh saja, kalau SBY yang merupakan mantan Presiden menjadi Komisaris Utama Transcorp, tapi SBY bukanlah sebagai pemilik dari grup bisnis tersebut. Karena dimana-mana namanya komisaris utama di perusahaan swasta adalah pemiliknya. Mungkin jika di BUMN, hal tersebut lumrah terjadi, dimana komisaris utamanya bukan pemilik.
"Tapi di perusahaan swasta ya enggak normal kalau pemiliknya tidak jadi Komut," kata Uchok. (gus)