DURI - Sungguh mengagumkan hasil karya mahasiswa Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Mitra Gama Duri dalam Kontes Robot Indonesia (KRI) 2016. Dimana, dua robot AMIK Mitra Gama Duri, yaitu AMG-36 (KRAI) dan Phantom (KRPAI Beroda), lolos seleksi tahap II KRI 2016 Regional I (Sumatera).

AMIK Mitra Gama Duri yang berlokasi di Jalan Khayangan No.99 Kota Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Riau, terbukti banyak melahirkan mahasiswa/i yang berprestasi. Buktinya, dua robot hasil karya mahasiswa ini, akan bertarung di KRI 2016 Regional I, yang dilaksanakan tanggal 12-14 Mei 2016 di Politeknik Caltex, Riau, bersama 56 robot lainnya yang lolos seleksi tahap II KRI Regional I.

"Alhamdulilah robot hasil karya mahasiswa kita (AMIK Mitra Gama Duri, red) lolos tahap II di regional Sumatera. Saat ini persiapannya baru 60 persen. Kita targetkan akhir bulan April, sudah 100 persen," ujar Direktur AMIK Mitra Gama Duri, Pauzun SKom MSc kepada GoRiau.com, didampingi Ketua Jurusan Teknik Komputer, Muhammad Iqbal SKom MKom dan Dosen Pembina, Heri Budi ST MT.

Lolosnya AMG-36 dan Phantom, lanjut Pauzun, berdasarkan surat Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Risetdikti) Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, nomor :216/B3.1/KM/2016, tertanggal 22 Maret 2016 dan ditandatangani Direktur Kemahasiswaan, Didin Wahidin.

"Kita akan mempersembahkan yang terbaik, selain mengharumkan nama institusi pendidikan kita (AMIK Mitra Gama Duri, red), juga mengharumkan nama Kecamatan Mandau, terkhusus Kabupaten Bengkalis," ungkap Pauzun, Jumat (25/3/2016).

Sementara itu Ketua Jurusan Teknik Komputer, Muhammad Iqbal SKom MKom juga mengatakan kepada GoRiau.com, bahwa dalam 1 tim robot AMIK Mitra Gama Duri, terdiri dari 3 mahasiswa dan 1 dosen pendamping.

"Untuk AMG-36, ada Agung Pujangga, Ari Septiawan dan Carlos Hutabarat. Untuk Phantom, ada Samuel Patri, Muhammad Yusuf dan Hendri Saut. Juga ada 3 mahasiswa, sebagai teknisi, yaitu Fadel Rahmadi, Randi Pratama dan Raafi Hardanu. Disini kami berkerjasama dalam tim, jadi satu dengan yang lainnya saling memiliki ketergantungan," beber Iqbal.

Ditempat terpisah Ketua Yayasan Pendidikan Mitra Gama, Hadi Abdulgani mengingatkan, agar mahasiswa fokus dalam melakukan segala persiapan. Dirinya pun mendukung penuh, apa yang saat ini dilakukan mahasiswa AMIK Mitra Gama dalam KRI 2016 Regional I.

"Mari kita berikan yang terbaik untuk almamater ini dan juga mengharumkan nama daerah kita. Saya optimis, tim robot AMIK Mitra Gama Duri, mampu meraik juara," tutup Hadi mengatakan saat ditemui GoRiau.com.

AMIK Mitra Gama Duri mengikutkan dua kategori robot, yaitu Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) untuk AMG-36 dan Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tipe beroda untuk Phantom. KRPAI beroda, merupakan robot pemadam api beroda dengan tema "Robot Cerdas SAR Pemdam Api". Sedang KRAI merupakan robot yang setiap tahunnya mempunyai tema berbeda.(***/ric)