
PEKANBARU - Tidak hanya mendirikan Pos Pengamanan dan Pelayanan, Polda Riau juga akan menempatkan regu Penembak Jitu dari Brimobda. Mereka diturunkan ke jalur rawan kejahatan, yang nantinya digunakan oleh pemudik pulang ke kampung halaman saat lebaran nanti.
Ini diungkapkan oleh Kapolda Riau Irjen Zulkarnain, Rabu (14/6/2017) siang, usai pemusnahan ribuan botol minuman keras dan Narkoba di SPN Pekanbaru. Kata Jenderal bintang dua tersebut, penempatan anggota Sniper tersebut sebagai salah satu antisipasi kejahatan di jalur lintas.
"Untuk jalur lintas yang rawan kriminalitas, kita tempatkan anggota Brimob yang berkemampuan untuk Sniper. Tadi juga dalam rapat koordinasi (Rakor) sudah saya sampaikan dan telah disepakati," tegas Irjen Zulkarnain.
Rencananya nanti, Polda Riau akan mendirikan sebanyak 47 Pos Pengamanan dan Pelayanan diseluruh kabupaten, khususnya di jalur-jalur yang dilewati Pemudik. Selain untuk reaksi cepat bilamana ada kejadian, pos itu juga dapat dipakai untuk beristirahat oleh pengendara yang lelah.
"Diseluruh jalur lintas di Provinsi Riau. Untuk total personel kita libatkan sebanyak 1.873 orang, baik Polda hingga jajaran Polres. Jadi ini operasi kemanusiaan, namanya Operasi Rahmadniya Siak 2017," pungkas Irjen Zulkarnain.
Operasi Rahmadniya Siak 2017 itu akan mulai digelar pada 19 Juni hingga 4 Juli nanti. Aparat kepolisian dikerahkan ke lapangan untuk mengamankan aktivitas mudik serta mengatur arus kendaraan, agar tidak terjadi kemacetan. ***