PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Pada tahun 2015 ini, anggaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi para siswa untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), baik negeri maupun swasta akan naik.

Informasi ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pelalawan, MD Rizal, melalui Manager BOS Pelalawan, Drs Mahnizar, Rabu (7/1/2015). Dikatakannya, anggaran dana BOS per siswanya baik untuk SD dan SMP, negeri dan swasta naik.

"Kalau dulu SD/MI anggarannya Rp 580 ribu/siswa/tahun kini menjadi Rp 800 ribu/siswa/tahun, sementara untuk SMP/MTS naik dari Rp700 ribu/siswa/tahun menjadi Rp1 juta/siswa/tahun," ungkapnya menyebutkan.

Dijelaskan Mahnizar, kenaikan anggaran dana BOS ini merupakan kebijaksanaan yang diambil oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkait dengan alokasi anggaran pendidikan di APBN 2015 yang mencapai Rp 400 triliun lebih.

Sedangkan pihaknya sendiri hanya sekedar mengusulkan data siswa per sekolah serta melakukan pengawasan penggunaan dana BOS ini agar tak menyimpang dari ketentuan yang telah ditetapkan.

"Untuk dana BOS ini sekarang belum cair, biasanya untuk triwulan pertama ini cairnya pada pertengahan atau akhir Januari. Dan pencairan dana BOS ini langsung ke rekening sekolah masing-masing, jadi kami tidak ada turut campur hanya mengawasi saja penggunaan anggaran tersebut," ujarnya.

Untuk tahun 2015 ini, disebutkannya, jumlah siswa untuk SD Negeri yang berhak mendapatkan dana BOS sebanyak 42.344 siswa dengan total dana mencapai 33.875.200.000 per tahun. Untuk SD swasta, jumlah siswa yang peroleh dana BOS mencapai 6.292 siswa dengan jumlah dana 5.033.600.000.

"Sedangkan untuk SMP Negeri, jumlah siswa yang memperoleh dana BOS mencapai 11.985 siswa, dengan jumlah dana 11.985.000.000. Untuk SMP swasta jumlah siswa mencapai 1.465, dengan jumlah jumlah dana 1.465.000.000," sebutnya.

Mahnizar menambahkan, jika ditotal secara keseluruhan maka jumlah siwa SD dan SMP negeri dan swasta yang memperoleh dana BOS mencapai 62.086 siswa dengan alokasi dana mencapai 52.358.800.000 per tahun.(***)