RENGAT - Setelah sempat macet selama dua hari, kini pelayanan PDAM Tirta Indra Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, kembali membuat warga kesal. Bagai mana tidak, perusahaan milik daerah itu alirkan air sungai tanpa diolah ke rumah konsumen.

"Apa lah kinerja PDAM ini, masak air keruh dan berlumpur seperti ini yang mereka alirkan pada konsumen. Seperti tidak disaring aja," ungkap Dini (28), seorang ibu rumah tangga warga Pematang Reba kepada GoRiau.com, Selasa (10/1/2017).

Selain keruh, air yang dialirkan ke rumah warga oleh perusahaan daerah itu, diduga tanpa melalui proses penyaringan. "Sepertinya, air tersebut tidak mereka saring sebelum dialirkan ke rumah warga. Jika disaring, tentu tidak mungkin berlumpur seperti ini," kesalnya.

Jika sudah seperti ini, sambung Dini, jangankan untuk mandi, untuk mencuci saja air tersebut tidak bisa digunakan. Karena, jika dipaksakan, cucian bukannya bersih malah tambah kotor.

"Sangkin parahnya, air yang dialirkan PDAM tersebut lebih butek dari warna teh susu. Jadi wajar jika nama PDAM itu Perusahaan Daerah Air Minum. Karena masyarakat disuruh minum teh susu," ketus Dini kesal.

Baca Juga: Dihantam Pajero Milik Kades dari Inhil, Warga Simpang 4 Belilas Inhu Tewas

Menindak lanjuti hal itu, hingga berita ini diturunkan, Alfian Rachmat selaku Dirut PDAM Tirta Indra, masih belum berhasil dihubungi GoRiau.com, untuk dikonfirmasi.

Sementara, pengakuan warga Pematang Reba yang lain, kondisi itu sudah berlangsung sejak dua hari terakhir. Bahkan, dibeberapa jalur, air PDAM tersebut mengalir secara bergiliran, yakni sekali dalam dua hari.*** #INHU