
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Meranti Drs Ishak Izrai didampingi Kabid Seni Azwan dan Kasubag Program Misdar Efendi, Selasa (3/2/2015) meninjau pantai Mekong. Rencananya di pantai yang terletak berhadapan langsung dengan Selat Melaka ini akan dijadikan salah satu tempat wisata di Kepulauan Meranti.
Setelah menyusuri turap yang terletak di bibir tebing itu, Ishak mengaku sangat tertarik untuk mengembangkan destinasi pariwisata. Dalam waktu dekat ini pula mereka berjanji akan turun kembali dengan membawa konsultasi perencana pembangunan, agar pembangunan nantinya memberikan hasil yang maksimal."Bupati sangat mendukung untuk pembangunan tempat wisata ini. Untuk itu, dalam waktu dekat kita akan lakukan perencanaan agar segera pula di sini (Pantai Mekong) kita bangun agar menjadi salah satu tempat wisata di Kepulauan Meranti khususnya pulau Tebingtinggi," ujar Ishak waktu itu.Kata Ishak pula, Ia mengaku sebelumnya sudah pernah berbincang-bincang dengan Komisi C DPRD Kepulauan Meranti. Waktu itu pula Komisi C mengaku tempat wisata di Kepulauan Meranti masih minim. Untuk itu, guna menjawab dari hasil pertemuan dengan Komisi C DPRD Meranti itu, mulai tahun 2015 ini Disparpora akan segera melakukan pembangunan ke beberapa destinasi pariwisata yang telah dirintis Sekretaris Disparpora H Ismail Arsyad dengan tim destinasi pariwisata sejak beberapa waktu lalu."Kalau untuk pemetaan sudah dilakukan Sekretaris bersama tim destinasi parisiwata Meranti, untuk itu mulai 2015 ini kita fokus ke pembangunannya saja. Ini janji kita," ujar Ishak pula.Terkait beberapa wisata yang akan dibangun adalah di pantai, Disparpora meminta juga agar permasalahan abrasi segera ditangani. Sebab, tidak akan maksimal rasanya kalau tempat wisata dibangun sementara tebingnya mengalami abrasi.Sebagai informasi, pembangunan tempat wisata itu berlokasi di pantai. Dimana akan dibangun jembatan dan gazebo-gazebo untuk bersantai. Diharapkan dengan pembangunan tempat wisata ini pula akan bisa menghasilkan PAD untuk menambah APBD Kepulauan Meranti kedepannya.(zal)