
PEKANBARU, GORIAU.COM - Upaya keras Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap Riau telah dimulai. Bahkan untuk mengatasi persoalan itu, Komando Resor Militer O31/Wira Bima bersama jajaran menerjunkan 200 personel untuk membantu upaya pemadaman titik kebakaran lahan termasuk seratus diantaranya adalah pasukan peluru kendali (Den Rudal) 004 Dumai.
"Untuk yang dair Dumai dikerahkan hari ini ke wilayah kebakaran di Bengkalis, Meranti dan Rokan Hilir," kata Komandan Korem 031/WB, Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto dalam jumpa pers di Posko Penanggulangan Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Jumat (28/2/2014).
Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto bertindak sebagai Pimpinan Satgas Penanggulangan Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap Riau.
Kemudian, kata dia, hari ini juga ada sebanyak 100 pasukan TNI dari korps lainnya yang akan membantu upaya pemadaman darat di Kabupaten Pelalawan, Siak dan Rokan Hulu. "Sejumlah daerah ini menjadi prioritas pemadaman karena titik kebakaranyang memang cukup banyak," katanya.
Menurut dia, pemadaman dari darat adalah upaya cepat sambil menunggu bantuan udara dari Pemerintah Pusat. "Kita tidak bisa mengharapkan bantuan helikopter dari perusahaan saja, upaya harus dilakukan lewat jalur darat," katanya.
Upaya darat menurut dia akan terus dilakukan untuk mempercepat proses meminimalisasi kebakaran yang terjadi di Riau.
Nantinya, kata dia, akan ada lebih banyak pasukan lagiyang dilibatkan dari berbagai kesatuan yang ada, seperti dari Makorem Wirabima 2 SST, Yonif 132/BS 1 SSK, Kompi Kavaleri 1 SST, Yon Arhanudse 13/PBY 1 SSK, Kodim 0303/Bkls 2 SSK, dan Kompi Senapan A Yonif 132 Dumai 1 SST. "Nantinya, pasukan ini akan bekerjasama dengan masyarakat dalam upaya pemadaman titik kebakaran lahan dengan juga dilengkapi fasilitas seperti mesin penyemprot," katanya. (fzr/ant)