PANGKALAN KERINCI, GORIAU.COM - Menindaklanjuti aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat pada PT Sari Lembah Subur (SLS), hingga Senin malam (25/3) terus berlanjut, aksi massa Pemuda Dusun Kayu Ara Bersatu tuntut PT SLS agar mengucurkan program CSR-nya lebih maksimal, terus berlanjut. Pasalnya, massa menginginkan bertemu langsung dengan Top Manajemen PT Sari Lembah Subur (SLS) yang memiliki kewenangan memutuskan tuntutan pendemo.
Aksi massa yang dimulai sejak Senin pagi para pendemo yang mengajukan 11 poin tuntutan kepada perusaahaan perkebunan kelapa sawit yang tergabung ke dalam PT Astra Agro Lestari Tbk itu, hanya diterima oleh Humas, H Taufik yang dinilai tidak bisa mengambil Keputusan. Tak puas dengan tuntutan mereka yang belum dikabulkan, ratusan massa yang didominasi oleh para pemuda itu mendirikan tenda untuk bermalam di ruas jalan perusahaan.
"Hingga malam tadi (Senin) kita belum juga dipertemukan dengan top manajemen PT SLS. Karena, jika perundingan ini hanya ditengahi oleh manajemen sekelas Humas, dipastikan tidak akan menemukan titik terang. Sebab itu, kita sengaja menginap di lokasi jalan poros perusahaan ini dengan mendirikan tenda, hingga Top Manajemen sudi menemui kami dan melakukan perundingan", terang Ahmad Yanis, Koordinasi Lapangan (Korlap).
Yanis mengatakan bahwa persoalan yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan telah cukup kompleks dan kemarahan masyarakat telah berada di puncaknya. Dan kini, saatnya pihaknya menuntut apa yang menjadi hak-hak masyarakat.
"Selama ini kita cukup menahan diri. Namun, jika kita diam, sama sekali tidak ada kepedulian perusahaan. Di sini, kami semua telah siap dengan segala kemungkinan yang terjadi, sebelum ada titik terangnya, aksi ini akan terus berlanjut. Hari ini kita sedang melakukan negosiasi dengan pihak perusahaan, hanya saja sepertinya perundingan berjalan alot, karena ada beberapa tuntutan kami yang tidak bisa direalisasikan perusahaan", tegas Ahmad Yanis diamini masyarakat lainnya.
Humas PT SLS, H Taufik membenarkan massa mendirikan tenda dan bermalam di ruas jalan areal kebun perusahaan. Namun, pada Selasa (26/3/2013) ini para pendemo telah mau diajak berunding bersama untuk membicarakan tuntutan pendemo.
"Saat ini kita tengah melakukan negosiasi dengan para pendemo. Kita berharap ada titik temu yang didapat hari ini,'' ujar Humas Taufik.
Kapolsek Kerumutan, Ipda Sahardi, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa aksi Pemuda Kayu Ara Bersatu melakukan aksi sejak Senin (25/3/2013) dan sempat bermalam mendirikan tenda di ruas jalan perusahaan. Menurut Kapolsek, demo berjalan tertib tanpa adanya tindakan yang berujung anarkis. Petugas senantiasa melakukan pengamanan di lokasi berlangsungnya demo.
"Aksi demo pemuda dari Senin kemarin (25/3) hingga kini berlangsung dengan damai. Saat ini, Selasa (26/3) sekira pukul 10.00 Wib, bertempat di ruang kelas MDA Dusun Kayu Ara, para pendemo serta manajemen perusahaan tengah melakukan negosiasi dan dimediasi oleh Kapolsek Kerumutan serta pihak Kecamatan yang juga dihadiri tokoh masyarakat", ujar Kapolsek Ipda Sahardi.
Ditempat terpisah, Camat Kerumutan, Syafrizal saat dokonfirmasi juga membenarkan bahwa saat ini para pendemo tengah melakukan negosiasi yang dimediasioleh Kapolsek Kerumutan bersama Upika. Camat Syafrizal yang tengah melakukan rapat bersama Bupati Pelalawan di Pangkalan Kerinci, tidak mau berkomentar banyak. "Saat ini saya sedang rapat bersama Bupati Pelalawan di Pangkalan Kerinci. Soal demo informasi yang saya terima, saat ini tengah dilakukan perundingan", sebutnya seraya menutup telpon selulernya begitu saja. (ilm)