PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Sebanyak 20 orang ditemukan berada di bangunan kosong bekas Kantor Brimob di Jalan Lintas Timur (Jalintim) KM 66 Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, dengan kondisi sangat memprihatinkan.

Menurut informasi dari Kepala Polsek Pangkalan Kerinci, Kompol Razif Ramli, awalnya pihaknya mendapat laporan dari warga, ada sekelompok orang yang tidak diketahui asalnya menempati bangunan kosong.

"Kita cek ke lokasi, saat ditemukan mereka mendiami bangunan kosong bekas Kantor Brimob di 66 Pangkalan Kerinci," ungkap Kapolsek Razif, Senin (19/10/2015).

Kemudian diketahui, terang Kapolsek Razif, ke 20 orang tersebut merupakan Suku Anak Dalam asal Provinsi Jambi yang mengungsi ke Pangkalan Kerinci, akibat kabut asap yang melanda di wilayah tempat tinggal asalnya.

"Para pengungsi ini terdiri dari anak-anak, perempuan dan pria dewasa. Kondisinya sangat memeprihatinkan. Mereka terlihat lemas, capek, kehausan dan kelaparan," terangnya.

Lebih lanjut diterangkan Kapolsek Razif, mereka berasal dari Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Jambi.

"Mereka sampai di Pangkalan Kerinci pada Sabtu (17/10/2015) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Kondisi mereka sangat memprihatinkan saat ditemukan di gedung kosong itu," bebernya.

Melihat kondisi itu, kata Kapolres Razif, pihaknya langsung memberikan berbagai macam makanan dan minuman kepada 20 warga Suku Anak Dalam.(***)