PEKANBARU - Manajemen PSPS Pekanbaru resmi menunjuk mantan juru taktik Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas sebagai pelatih kepala baru. Keputusan ini diambil untuk mengisi kekosongan posisi setelah Aji Santoso mengundurkan diri, sekaligus memimpin langkah skuad Askar Bertuah untuk mencapai target promosi ke Liga 1 Indonesia.

Kepastian bergabungnya nahkoda baru tersebut disampaikan langsung oleh manajemen klub pada Rabu (24/6/2026). Proses pencarian pelatih ini dilakukan dengan cepat agar persiapan tim menghadapi musim kompetisi tidak terganggu.

"Ya alhamdulillah Coach Akhyar sudah bergabung dengan PSPS," ujar CEO PSPS Pekanbaru, Edward Riansyah.

Manajemen sejauh ini baru menyelesaikan tahapan kontrak eksklusif dengan pelatih kepala. Terkait pembentukan komposisi tim dan rekrutmen amunisi baru, manajemen akan berdiskusi dan melakukan penjajakan pemain bersama pelatih secara bertahap.

"Sekarang pelatih dulu, setelah itu pemain-pemainnya. Pelan-pelan dulu," tambahnya.

Pemilihan Akhyar Ilyas bukan tanpa alasan. Manajemen mempertimbangkan rekam jejak gemilangnya saat menangani Persiraja Banda Aceh pada musim 2025/2026. Ia sukses menyelamatkan tim tersebut dari jurang zona play-off degradasi pada awal musim.

Berkat racikan taktik yang terukur serta ketepatan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer pertengahan musim, Akhyar mampu membawa tim asal Aceh tersebut bangkit dan menutup kompetisi dengan bertengger di peringkat kelima Grup A Liga 2 Indonesia.

Sebelumnya, PSPS Pekanbaru sempat menjalin kesepakatan kontrak dengan pelatih kawakan Aji Santoso. Kepemimpinan Aji terpaksa berakhir lebih cepat karena ia memutuskan mundur dari kursi pelatih kepala dengan alasan keluarga, yang mengharuskan manajemen segera mencari arsitek pengganti yang mumpuni. ***