PEKANBARU, GORIAU.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam upaya penanganan kabut asap yang dinilai masih lamban dan perlu digesa lagi.

Satgas Karhutla akan mulai bekerja pada Minggu (23/2/2014) lusa. Penanganan sendiri akan dititikberatkan pada dua skema pemadaman, yakni melalui udara dan darat. "Nantinya akan kita koordinasikan juga dengan kabupaten/kota," kata Gubernur Riau, H Annas Maamun, Jumat (21/2/2014).

Dipaparkannya, untuk penanganan di udara, akan digunakan sistem water boombing atau bom air melalui helikopter. Sementara penanganan di darat akan memanfaatkan kerjasama dari badan terkait.

"Seperti BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Sosial, aparat keamanan dan relawan yang akan direkrut nantinya," sambung Annas.

Sementara terkait anggaran, Annas berharap ada bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun intinya, Pemprov Riau akan berkoordinasi dengan bupati/walikota, hasilnya akan disampaikan kepada Mendagri.***