
PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru menggelar Rapat Paripurna Hari Jadi ke-242 di gedung DPRD setempat, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, memaparkan capaian kerja serta langkah strategis yang telah ditempuh selama 16 bulan terakhir untuk memajukan ibu kota Provinsi Riau tersebut.
Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Pekanbaru, Muhammad Isa Lahamid, serta dihadiri berbagai elemen penting, mulai dari Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, hingga sejumlah tokoh perantau dan pimpinan instansi vertikal. Agung menegaskan bahwa pembangunan bukan sekadar perencanaan di atas kertas, melainkan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.
"Bagi kami, pembangunan bukan sekadar tentang apa yang direncanakan, tapi tentang apa yang telah dikerjakan, sedang diwujudkan, dan yang akan terus disempurnakan ke depan," ujar Agung.
Salah satu capaian paling signifikan adalah penguatan kemandirian fiskal. Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak berhasil melesat dari Rp800 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp1,2 triliun pada 2025. Langkah optimalisasi pendapatan daerah ini bahkan mendapat apresiasi langsung dari Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, karena dianggap mampu meningkatkan kas daerah tanpa memberikan beban tambahan bagi masyarakat.
Di sektor infrastruktur, pemerintah kota melampaui target perbaikan jalan dengan melakukan pengaspalan ulang sepanjang 42 kilometer pada tahun 2025, padahal target awal hanya 20 kilometer. Sektor lingkungan hidup pun tak luput dari perhatian melalui pembentukan 83 Lembaga Pengelola Sampah di tingkat kelurahan serta gerakan penghijauan kota.
Fokus pada kualitas sumber daya manusia juga menjadi agenda utama melalui program pengentasan anak putus sekolah dan penanganan stunting. Sebanyak 1.778 anak yang sebelumnya putus sekolah berhasil dikembalikan ke bangku pendidikan, sementara 3.000 kasus stunting telah mendapatkan penanganan intensif selama tahun 2025.
Selain itu, pelayanan publik kini semakin didekatkan kepada warga melalui inovasi Mobil AMAN dan penyediaan akses internet gratis. Memasuki tahun 2026, pemerintah kota mulai merintis transportasi publik yang lebih ramah lingkungan dengan melakukan uji coba operasional bus listrik.
Seluruh rangkaian pembangunan yang dilakukan berbuah manis bagi stabilitas ekonomi. Pertumbuhan ekonomi di Pekanbaru pada triwulan pertama tahun 2026 tercatat mencapai angka 7,9 persen, yang ditopang oleh menggeliatnya sektor perdagangan, jasa, serta investasi.***