TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Indragiri Hilir (Inhil) melalui Komisi IV memanggil Dinas Sosial (Dinsos) untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat atau hearing di Gedung DPRD Inhil yang terletak di Jalan Subrantas, Senin (26/1/2015).

Dalam hearing yang dipimpin oleh Ketua Komisi IV, H Adriyanto itu secara umum membahas tindak tanduk Dinsos selama tahun 2014 dan program kegiatan di tahun 2015 ini.

Seperti yang terjadi di tahun 2014, Ketua Komisi IV sangat menyayangkan sikap Dinsos yang gagal merealisasikan bantuan hibah, padahal menurut pria yang akrab disapa H Ateng ini, masyarakat menunggu-nunggu realisasi dana hibah tersebut, terutama masyarakat yang tidak mampu.

''Alasan tidak bisa direalisasikan, karena banyak proposal yang isinya tidak lengkap, tapi yang lengkap juga adakan, kenapa malah semua tidak terealisasikan,'' ujar Adriyanto.

Untuk itulah, agar tidak terulang lagi kejadian ini di tahun 2015, Adriyanto meminta kepada Dinsos untuk menempatkan 1 orang dibagian kusus penerimaan proposal, sehingga jika ada yang tidak lengkap bisa langsung dikembalikan dan diperbaiki apalagi dikatakan dia, banyak masyarakat yang tidak paham dalam pembuatan proposal.

''Mulai tahun ini, Dinsos harus banyak berbenah, karena selama ini Dinsos dianggap sebagai Dinas buangan. Untuk itu, harus banyak memperlihatkan action nyata sehingga persepsi di masyarakat bisa berubah,'' pinta Ketua Komisi IV.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinsos yang baru menjabat belum 1 bulan, Nurlia mengatakan, agar tidak terulang lagi kejadian di 2014, pihaknya sudah menginventarisir dana hibah serta juga membuat tim verifikasi untuk menjalankan tugas ini.

''Kita akan bekerja ekstra untuk memperbaki Dinsos ini, terutama perealisasian hibah. Kita sudah bentuk tim, asal jelas by name by adres pembuat proposal itu, Insyaallah dana hibah dapat kita realisasikan di APBD Murni ini,'' tutup Nurlia.(ayu)