
SELATPANJANG - Rencananya Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Merantiakan merekrut anggota Tim Reaksi Cepat (TRC). Perekrutan tersebut digelar secara terbuka, untuk mendapatkan anggota yang mampu bekerja maksimal.
Informasi itu disampaikan Pelaksana tugas Kepala BPBD Kepulauan Meranti M Edy Afrizal, saat hearing dengan Komisi B DPRD. Disampaikan Edy, setidaknya mereka akan mencari 30 anggota baru untuk TRC. "Rekrutnya secara terbuka. Kita ingin mencari anggota yang betul-betul mampu bekerja," ujar M Edy Afrizal kepada GoRiau, Jumat (11/3/2016).
Sementara ketika ditanya tentang jadwal penerimaan anggota BPBD yang baru, M Edy Afrizal belum bisa memastikan. Yang jelas, tambah Edy, mereka harus menyiapkan dulu anggaran baru akan dilakukan perekrutan secara terbuka. "Kita tunggu anggaran, baru ada perekrutan," tambahnya.
Atas upaya BPBD yang akan menerima anggota baru secara terbuka, mendapat apresiasi dari Komisi B DPRD Kepulauan Meranti. Dedi Putra yang waktu itu didampingi Asmawi dan Taufiek mengatakan sangat setuju dengan sistem perekrutan secara terbuka. Sebab, tambah Dedi, mereka tidak ingin BPBD Meranti menjadi badan yang dipenuhi anggota tidak mampu bekerja.
"Selaku badan baru, kami tidak ingin BPBD diisi personil-personil yang tidak baik. Kita dukung perekrutan secara terbuka itu," kata Dedi.
Ditambahkan Asmawi, perekrutan anggota memang harus betul-betul menerima yang bisa bekerja, yang bagus dan cetakan. Sebab, tugas di BPBD ini berkaitan dengan nyawa.
"Rekrutmen tenaga untuk BPBD memang harus terbuka. Carilah mereka yang bagus, baik, dan cekatan. Ini berkaitan dengan nyawa," ujar Asmawi.
30 anggota TRC BPBD Meranti ini rencananya akan difasilitasi dengan asuransi kecelakaan kerja. ***