RENGAT,GORIAU.COM - Cabang aeromodeling sudah menuntaskan semua pertandingan, Jumat (14/9/2012). Hari terakhir kemarin, Riau berhasil menambah satu perunggu yang dipersembahkan Ali Akbar di nomor control line combat (F2D). Sementara emas diraih Jawa Timur atas nama Erick Limanha, menyusul peraih diraih atlet DKI Jakarta Eko Nurulalam Putra.

Tambahan ini menambah total medali Riau di aeromodelling, yakni 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Sementara juara umum dipegang Jawa Tengah yang meraih 2 medali emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Keberhasilan ini merupakan yang pertama kalinya bagi Jateng selama cabang aeromodelling dipertandingkan. Peringkat kedua diraih Jawa Timur yang meraih dua emas dan satu perunggu. Sedangkan peringkat ketiga diraih tuan rumah Riau yang berhasil meraih satu emas, satu perak dan satu perunggu.

Peringkat keempat diraih Kalimantan Selatan dengan satu emas dan satu perunggu serta Banten pada peringkat kelima yang meraih satu emas.Selanjutnya di posisi enam di raih Kalimantan Tengah yang meraih satu perak dan satu perunggu. Sedangkan di posisi tujuh hingga sepuluh ditempati DIY, DKI, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Utara yang sama-sama meraih satu perak. Sementara itu, Jawa Barat, Lampung, Sulawesi Tengah dan Sumatera Selatan gagal meraih satu pun medali pada PON XVIII Riau kali ini.

Hasil 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu tersebut bagi Riau memang tidak mencapai target sebelumnya, yakni 2 emas. Sebab di nomor Controller dwi lomba yang diharapkan mendulang emas, Riau harus puas di posisi empat.

Pelatih Aeromodelling Riau, Said Suwarno, mengatakan, timnya memang sudah siap, namun tim lawan jauh lebih siap dan matang dalam perlombaan. ''Kalau dari kemampuan kita sudah mampu mengimbangi lawan, namun kemajuan elektronik yang berbeda digunakan masing-masing lawan membuat kita jauh tertinggal,'' terang Said.(*/rsc)