TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Adu jotos mewarnai laga perdana cabang futsal PON XVIII 2012 yang berlangsung di Tembilahan. Adu jotos terjadi saat pertemuan tim Sulawesi Selatan dengan Sumatera Barat, Kamis (6/7/2012) malam. Peristiwa tersebut terjadi pada babak kedua menit 16, pemain asal Sumatera Barat (Sumbar) melayangkan pukulan terhadap pemain Sulawesi Selatan (Sulsel).

Kisruh terjadi karena tim officer futsal Sulses menuding wasit yang memimpin pertandingan tidak masuk akal. Pemain Sumbar terlihat jelas memukul pemain Sulsel, sehingga ia (pemain Sulsel, red) rubuh dan diusir dari lapangan. “Kekalahannya tidak kami persoalkan, yang kami persoalkan adalah kepemimpinan wasit yang bagi kami tidak masuk akal. Pemain kami yang dipukul tapi mendapatkan kartu merah,” jelas manager tim Sulsel, Dani Anggoro.

Dani menyayangkan keputusan wasit yang tidak memberikan hukuman kepada sebagian pemain tim Sumbar yang di luar lapangan juga menyerang pemain Sulsel. Pelatih Kepala Sulsel, Lidemar Halide, berniat membawa kasus ini kepada Komisi Displin Pertandingan dan panitia PON cabang futsal untuk menindak lanjuti permasalahan tersebut.

''Kita hanya ingin even ini sukses. Apalagi masih pertandingan pertama, kita akan meminta komdis memproses kejadian ini agar pertandingan ke depannya tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Dewan Hakim Pertandingan Futsal, Anang Suryana menjelaskan, baginya kepemimpinan wasit sudah tepat dengan memberikan kartu merah ke kedua pemain. (*/rsc)