
JAKARTA - Beberapa pekan lalu ada pejabat wafat dan dimakamkan oleh warga secara biasa. Belakangan baru ketahuan, ternyata pejabat tersebut meninggal dunia karena terinfeksi virus corona.
''Setelah beberapa hari, hasil swab yang bersangkutan keluar, ternyata positif corona atau Covid-19,'' ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, melalui telekonferensi, Senin (20/4/2020), seperti dikutip dari okezone.com.
Karena itu, kata Doni, semua pasien akan dimakamkan sesuai protap pemakaman pasien corona. Pemakaman dengan protap corona terhadap semua pasien dilakukan demi menjaga keselamatan banyak orang.
Doni berjanji akan memberikan alat pelindung diri (APD) yang optimal bagi dokter dan tenaga medis. Para dokter juga diminta menggunakan APD lengkap saat melayani pasien Covid-19 maupun non-Covid-19.
''Para dokter akan dioptimalkan dukungan APD terbaik. Kami sudah berikan imbauan ke IDI agar seluruh dokter ketika melayani Covid dan non-Covid wajib mengenakan APD,'' ungkap Doni.***