PEKANBARU - Begitu banyak info beredar pasca mencuatnya kematian M Zikli, Balita 18 bulan yang dititipkan di panti asuhan Yayasan Tunas Bangsa yang dikelola oleh wanita bernama Lili.

Pertama terkait lubang beton misterius di dalam bangunan Panti yang sempat disebut-sebut kuburan dari penghuni yayasan. Hal itu terbantahkan setelah polisi membongkarnya, Minggu (29/1/2017) sore tadi.

Lalu ada lagi informasi soal adanya gundukan tanah yang katanya disebut-sebut sebagai kuburan. Keterangan ini muncul setelah polisi melakukan pemeriksaan dari sejumlah saksi terkait kematian almarhum Zikli.

"Dari keterangan saksi yang kita periksa, katanya ada lima korban meninggal di sini, ini kita perdalam untuk membuktikan apakah lima korban meninggal tak wajar," ungkap Kapolresta Pekanbaru, Kombes Susanto.

Baca Juga: 1 Jam Lebih Gali Lubang Misterius Diduga Kuburan Korban di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Ini Hasil yang Didapat Polisi

"Hari ini kita baru melakukan penggalian di satu titik lokasi, di dalam bangunan Panti Asuhan. Kita dapat informasi dan kita akan melaksanakan penggalian berdasarkan keterangan saksi-saksi ini," ucapnya.

Selain itu, Polresta Pekanbaru juga sudah berkoordinasi dengan Polda Riau untuk mengungkap kasus tersebut. Salah satunya dengan tim DVI (Disaster Victim Identivication). Sudah sembilan saksi sejauh ini dimintai keterangan.

"Untuk menetapkan siapa tersangkanya, kita gelar perkara terlebih dahulu berdasarkan alat-alat bukti," pungkas Kombes Susanto menjawab GoRiau.com (GoNews Group). ***