PEKANBARU, GORIAU.COM - Provinsi Riau diancam abrasi sebagian besar wilayah pesisir dan pulau-pulau. Bahkan ada kikisan terjadi di wilayah daratan hingga 1 kilometer. Kondisi jelas berdampak buruk terhadap batas wilayah dengan negara-negara tetangga.

Bila kondisi seperti ini tidak diantisipasi, pihaknya khawatir akan menganggu stabilitas daerah dan negara, karena berkaitan dengan tapal batas negara yang bakal bergeser.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman telah menerima laporan tentang adanya abrasi yang mengancam daratan-daratan Riau. "Salah satunya yang cukup mengkhawatirkan itu di Pulau Bengkalis, saat meninjau dengan helikopter terlihat jelas ada wilayah yang daratannya sudah terkikis sampai 1 kilometer," ujar Andi Rachman, di Pekanbaru.

Pemerintah pusat perlu memberikan perhatian masalah ini karena menyangkut wilayah negara dan perbatasan dengan negara tetangga.

Selain menyelamatkan wilayah negara, langkah antisipatif seperti membangun tanggul juga akan membantu kelestarian lingkungan sekitar pesisir pulau di wilayah itu. "Karena daerah pesisir tentu memiliki potensi yang dapat dikembangkan bila dikelola dengan baik dan kondisinya terjaga," katanya.

Adapun selain di Bengkalis, kawasan pesisir lain di Riau yang rawan abrasi adalah wilayah Kabupaten Indragiri Hilir yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jambi.***