BADUNG - Manajemen dan tim pelatih Persija Jakarta menambah pemain pada putaran kedua BRI Liga 1 2021/2022. Upaya ini dilakukan Macan Kemayoran untuk menambal kelemahan pada paruh musim pertama.

Persija resmi kedatangan pemain baru ketujuh menjelang pekan ke-20, Sabtu (15/1/2022). Adalah Syahrian Abimanyu sosok yang dimaksud. Macan Kemayoran menebus Abi dari klub raksasa Asia Tenggara asal Malaysia, Johor Darul Ta’zim (JDT).

“Abimanyu adalah rekrutan terakhir kami di musim ini. Kemampuannya sebagai gelandang pasti akan sangat membantu perjuangan Persija dalam mengarungi Liga 1. Saya optimistis dia dan enam pemain baru lainnya dapat meningkatkan performa di tim dalam putaran kedua,” kata Mohamad Prapanca, Presiden Klub Persija.

“Abi adalah bagian dari proyek masa depan Persija yang telah kami mulai di musim ini. Dia kami kontrak selama 2,5 tahun,” tuturnya melanjutkan.

Sementara itu, Abi yang pernah berada di skuat Persija U-19 pada 2017 tersebut mengaku bangga akhirnya bisa berseragam Macan Kemayoran lagi. Ia pun memiliki tekad kuat untuk membawa Persija terus berada di jalur positif.

“Anak-anak yang mau jadi pemain bola pasti tahu Persija tim sebesar apa. Semua pasti mau main di Persija. Jadi aku tak berpikir panjang saat Persija menawar aku. Selain itu, insya Allah di Persija bisa lebih banyak mendapatkan kesempatan main,” ujar pemain kelahiran Banjarnegara 22 tahun lalu tersebut.

Saat ditanya seoptimistis apa bisa membawa Persija finis di tiga besar, dirinya menjawab dengan simpel namun pasti.

“Aku yang penting bekerja keras di latihan dan kasih semuanya di pertandingan. Untuk hasil Allah SWT yang atur. Yang penting aku menjalankan perintah pelatih dan bekerja keras” ucap Abi.

“Pastinya aku mau membantu dengan tenaga aku agar Persija bisa lebih baik lagi. Aku berharap bisa membawa juara suatu hari nanti dan main sebanyak-banyak bersama Persija,” kata penggawa timnas di Piala AFF 2020 (2021) itu.

Abi menjadi pemain baru ketujuh Persija setelah Ichsan Kurniawan (gelandang), Samuel Cristianson Simanjuntak (bek), Ahmad Bustomi (gelandang), Makan Konate (gelandang), Ikhwan Ciptady Muhammad (bek), dan Irfan Jauhari (penyerang sayap). ***