PEKANBARU – Gubernur Riau terpilih, Abdul Wahid, menegaskan komitmennya untuk menjaga jati diri Melayu sekaligus mendukung arahan Presiden Republik Indonesia dalam membangun daerah. Pernyataan ini ia sampaikan dalam upacara Tepuk Tepung Tawar yang digelar Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau, Sabtu (1/3/2025) siang.

Acara yang sarat dengan nilai tradisi ini menjadi momen bagi Abdul Wahid untuk menegaskan visinya dalam membawa Riau maju sebagai bagian dari Indonesia yang berbudaya.

"Saya baru saja pulang dari Magelang dan mendapatkan arahan langsung dari Bapak Presiden. Menurut saya, pidato beliau yang tertutup kemarin sungguh luar biasa, sangat menggugah hati, dan memberikan harapan besar bagi masa depan Indonesia," ujarnya di hadapan para tamu undangan.

Selain menyoroti arah kebijakan nasional, Abdul Wahid juga menegaskan komitmennya dalam menegakkan budaya Melayu di tingkat global.

"Insyaallah, saya akan menegakkan Melayu di mana pun, karena ini adalah bagian dari jati diri kita sebagai bangsa Indonesia," tegasnya.

Upacara Tepuk Tepung Tawar yang dihadiri tokoh-tokoh adat Melayu Riau ini menjadi simbol doa dan harapan agar Abdul Wahid mampu menjalankan kepemimpinan dengan baik serta terhindar dari segala marabahaya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga adat dalam menjaga warisan leluhur serta membangun Riau yang lebih maju dan berkelanjutan.

"Kita harus bersatu, menjaga warisan leluhur, dan memastikan bahwa Riau tetap menjadi kebanggaan Indonesia," ucapnya.

Dalam sambutannya, Abdul Wahid menegaskan bahwa semangat dan visi Presiden dalam membangun Indonesia harus menjadi inspirasi bagi seluruh pemimpin daerah.

"Saya bangga memiliki presiden yang memiliki semangat luar biasa dan tidak pernah kehilangan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia," tambahnya.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, pejabat daerah, serta perwakilan lembaga adat se-Riau. Mereka menyambut baik komitmen Abdul Wahid dan berharap kepemimpinannya dapat membawa Riau ke arah yang lebih baik tanpa meninggalkan akar budaya dan adat istiadat Melayu.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Abdul Wahid siap memimpin Riau dengan mengedepankan nilai kebangsaan, kearifan lokal, dan semangat gotong royong demi mewujudkan Riau yang sejahtera dan bermartabat. ***