BENGKALIS, GORIAU.COM - Curah hujan yang cukup tinggi sejak sebulan belakangan, membuat sejumlah daerah di Kabupaten Bengkalis mulai digenangi air atau terkena banjir. Pada Selasa (19/11) hingga Rabu (20/11), tidak kurang 70 rumah di aliran Sungai Sam-sam Desa Pinggir kecamatan Pinggir terendam banjir.

Informasi yang diperoleh dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-dan Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Bengkalis, Mohammad Jalal, Rabu (20/11), banjir yang menimpa rumah warga di aliran sungai Sam-sam itu sudah terjadi sejak Selasa lalu. Sampai Rabu kemarin jumlah rumah yang terendam banjir mencapai 70-an rumah.

''Awalnya pada Selasa malam, kita mendapat laporan ada 20-an rumah yang terendam banjir akibat hujat lebat yang turun terus menerus. Rabu pagi, jumlah rumah yang terendam mencapai 70-an rumah yang semuanya berada di aliran sungai Sam-sam,'' ungkap Jalal.

Mantan Kabag Ortal Setdakab ini sudah menurunkan tim penanggulangan bencana ke lokasi banjir, Rabu kemarin. Ia menyebutkan bahwa tim yang diturunkan membawa sejumlah peralatan yang diperlukan untuk sementara waktu oleh warga yang rumahnya terendam air. Diantaranya adalah tenda darurat, selimut serta perahu karet.

Soal 70 rumah yang terendam banjir itu, Jalal mengatakan bahwa mayoritasnya adalah rumah warga suku Sakai di desa Pinggir. Tim penanggulangan bencana yang diturunkan sudah memindahkan warga dari rumah mereka atau tempat penampungan lainnya ke tenda-tenda darurat yang dibawa oleh tim ke lokasi kejadian.

''Langkah penanganan terus kita upayakan. Saat ini tim sudah mengevakuasi warga yang rumahnya terendam air ke tenda darurat. Untuk bantuan makanan serta pakaian akan dikoordinasikan dengan SKPD terkait yaitu Dinas Sosial dan Bahagian Kesra,'' ujar Jalal.

Ditanya tentang peran tim penanggulangan bencana banjir yang melibatkan banyak instrumen, mulai dari SKPD, kepolisian, TNI hingga media massa, Jalal menyebutkan bahwa tim akan bergerak apabila terjadi bencana banjir dalam skala besar. Saat ini banjir di Pinggir baru sebatas luapan air sungai Sam-sam yang merendam rumah warga, masih dapat diantisipasi tim BPBD-Damkar.jfk