PANGKALANKERINCI, GORIAU.COM - Kabupaten Pelalawan baru bisa mencukupi kebutuhan berasnya sebesar 70 persen, jumlah tersebut sudah berada di atas rata-rata Riau yang hanya 50 persen. Sedangkan sisanya, kebutuhan beras Pelalawan dipenuhi dari Sumatra Barat (Sumbar).

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Pelalawan, Ir Syah Pahlefi, Senin (2/3/2015). Menurutnya, hasil produksi beras yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan beras daerah.

"Kekurangan beras kita ditutup dari Sumbar. Namun angka 70 persen itu masih berada di atas rata-rata Riau yang hanya 50 persen saja," ujarnya.

Dijelaskan Syah Pahlefi, saat ini Pemkab Pelalawan melalui Dinas Pertanian tak henti-hentinya untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas hasil pertanian khususnya gabah yang menjadi tanaman primadona masyarakat di Kecamatan Kuala Kampar.

"Potensi padi merupakan komoditas penting setelah sawit dan karet. Dari 25.600 hektar sawah pasang surut yang ada, 15.900 hektar di antaranya berada di Kuala Kampar. Gabah jenis varietas asli ini disebut beras Cekau dan Karya Pelalawan," tandasnya.(***)