PEKANBARU - Tercatat hingga Oktober 2017, Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau telah melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Test terhadap 55.303 wanita di 12 kabupaten/kota di Riau. Hasilnya, sebanyak 1.323 wanita terdeteksi positif kanker serviks atau kanker leher rahim.

"Jadi yang 1.323 orang itu dicurigai setelah melalui IVA test. Positif melalui IVA test istilahnya, setelah itu diperiksa lanjut, apakah benar kanker leher rahim, tumor atau tidak," urai Kepala Diskes Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir kepada GoRiau.com di Pekanbaru, Kamis (9/11/2017).

Kemudian, lanjut Mimi, mereka yang telah positif usai menjalani IVA test itu harus mengikuti proses Cryotherapy sebelum masuk ke tahap biopsi. Cryo sendiri merupakan sebuah pengobatan kanker yang paling aman. Dengan cryo, diharapkan tumor yang terdeteksi tersebut bisa diatasi supaya tidak berlanjut ke stadium tinggi.

"Dilokalisir dengan Cryotherapy dulu. Dari situ, kemarin mengerucut jadi 94 orang. Setelah dibiopsi, sebanyak 17 orang diantaranya positif kanker," jelas Mimi.

Untuk saat ini, tegas Mimi, pihaknya tengah gencar melakukan sejumlah langkah pencegahan dini untuk mencegah peningkatan penyakit yang menjadi pembunuh nomor dua terbesar terhadap perempuan di Indonesia tersebut. Salah satunya dengan menggerakkan Germas dan pemeriksaan kesehatan.

"Kami mengajak masyarakat untuk melakukan gerakan masyarakat hidup sehat dan perilaku CERDIK. Yakni Cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin aktivitas fisik, diet sehat dengan kalori seimbang, Istirahat cukup, dan Kelola stres," tandasnya. ***