
TEMBILAHAN – Beberapa hari terakhir ini, masyarakat di Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil), Riau mempertanyakan adanya pemadaman yang dilakukan oleh PLN ULP Tembilahan. Dimana, pemadaman secara bergantian terjadi di selang waktu yang hampir berdekatan.
Menjawab keresahan masyarakat, Manager PLN ULP Tembilahan, Sabur Januardi menjelaskan bahwa pemadaman dilakukan karena adanya perbaikan akibat kabel putus.
“Ada kabel putus, terus kan padam. Jadi otomatis kita lakukan perbaikan, jadi ada pemadaman juga di jalur lain untuk keamanan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, adanya pemadaman ini murni karena gangguan, bukan seperti kabar yang beredar bahwa PLN mengalami defisit daya.
“Ini murni memang gangguan. Gangguan kabel putus. Karena jaringannya double circuit, jadi aliran lain juga terpaksa kita padamkan,” lanjutnya.
Sabur Januardi pun memaparkan, banyak penyebab yang bisa membuat kabel putus, tidak hanya kondisi alam, tetapi juga karena hewan, terutama monyet yang masih banyak ditemui di ibukota ini.
“Yang paling sering itu gangguan karena monyet. Tapi untuk beberapa hari ini karena petir. Kita juga sudah menambah beberapa titik pengaman petir,” lanjutnya.
Ia juga mengatakan telah meminta kepada petugas untuk melakukan pengawasan agar tidak terjadi kembali gangguan di lapangan.
“Malam ini kita minta kawan-kawan untuk mengukur suhu kabel dari gardu induk sampai arah kota agar diketahui jika ada kabel yang agak panas. Ini supaya jangan putus lagi. Memang ada titik-titik yang agak rawan. Petugas kita juga di lapangan selalu bergerak cepat. Jam berapa aja kalau ada gangguan emergency langsung dilakukan perbaikan,” tukasnya. ***