PEKANBARU, GORIAU.COM - Sedikitnya 500 anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Riau ikut memeriahkan Musyawarah Wilayah (Musywil) III (KKSS) Riau. Muswil ini juga akan memilih ketua baru yang akan memimpin KKKS kedepan.

''Undangan cukup banya dan dipastikan 500 keluarga bakal hadir memeriahkan acara Musywil kita. karena keluarga Sulawesi Selatan di Riau sangat banyak sekali. Data kami menunjukkan ada lebih kurang 200 ribu yang tersebar di seluruh bumi Lancang Kuning ini,'' kata Ketua Stering Committe Musywil III, KKSS, Mansyur HS kepada wartawan, Senin (14/1/2013) di ruang k\Komisi B, DPRD Riau. 

Dijelaskanya, Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Riau mempunyai 18 cabang di 12 kabupaten /kota se Riau. Secara organisasi hal tersebut dinamakan Badan Pengurus Cabang BPC setiap kabupaten /Kota di Riau selama ini turut aktif, melebur dalam kegiatan-kegiatan sosial, budaya, politik, agama dan lain sebaginya. Pasalnya, KKSS sudah merealisasikan konsep multikulturalisme di Riau sejak lama.

"KKSS di Riau bukan soal perantauan, tetapi kami merupakan sub sistem dari berbagai kebudayaan yang ada di Riau. Dalam artian, KKSS merupakan Riau yang berbudaya Sulawesi," kata anggota Komisi B, DPRD Riau itu.

Sementara itu, beberapa nama yang tak asing lagi di tengah masyarakat Riau, akan ikut meriahkan bursa pencalonan sebagai Ketua BPW KKSS Riau diantaranya, HM. Yusuf Daeng, Ihsan (calon wako Dumai), Andi Yusran (pengamat politik), Jabarullah (anggota komisi D DPRD Riau dan Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau), Parngrenge (dosen Unri), Dr Nurdin Halim (dosen UIN Suska) dan Yusuf Sappe (mantan Bupati Inhil).

"Calon kandidat yang muncul sangat banyak. Semuanya layak. Siapa yang akan memimpin KKS ke depan kita lihat saja nanti," katanya.

Acara yang akan dibuka langsung ketua BPW KKSS Riau, Abdul Rifai ini juga bakal dihadiri tokoh masyarakat Riau, Kapolda Riau, Gubernur Riau dan semua elemen pemerintahan. "Semua kandidat calon gubernur kita undang. JE sudah menyatakan kesediaannya untuk hadir. Tokoh-tokoh organisasi promordial lainnya juga diundang seperti Ikatan Keluarga Jawa, Batak, Minang. Pokoknya semua kita undang,"jelasnya. (nti)