
RENGAT, GORIAU.COM - Bentrok di perbatasan Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir tepatnya di lokasi kebun Palma Dua, kembali menambah korban jiwa. Jika pada hari sebelumnya dikhabarkan ada 2 korban jiwa, kini bertambah satu orang atas nama Zakaria (47).
Zakaria adalah warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Diduga ia terbunuh beberapa jam setelah terjadinya pembunuhan yang pertama. Kejadian ini berawal dari pembakaran rumah yang ada di sekitar lokasi oleh massa yang mengamuk dibawah pimpinan Agus.
Zakaria merupakan salah seorang warga yang tinggal disalah satu rumah yang dibakar massa, yang diperkirakan mencapai 5 unit rumah, sementara warga lainnya yang tinggal disekitar kejadian yang tinggal di rumah-rumah yang dibakar lari untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan Informasi yang diperoleh, mayat Zakaria ditemukan oleh masyarakat beberapa jam setelah kejadian pertama dalam posisi sujud dengan kondisi luka di sekujur tubuhnya, tangan putus dan jari tangannya juga putus.
Kapolres Inhil AKBP Dedi Rahman Dayan ketika dihubungi wartawan melalui seluler Senin (8/4/2013) menyatakan bahwa saat ini Satuan Polres mengerahkan 100 orang personil yang ditempatkan di beberapa titik rawan termasuk lokasi tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolres yang saat ini bersama dengan Dandim 0303 inhil berada di lokasi kejadian untuk memastikan bahwa pembunuhan Zakaria merupakan bagian dari konflik tersebut. Zakaria merupakan warga yang berladang dilokasi konflik.
Kapolres Inhil juga menyatakan bahwa pasca bentrok saat ini kondisi di lapangan sudah dapat dikuasai oleh aparat keamanan, tegasnya. (aun)