
BENGKALIS, GORIAU.COM - Pemkab Bengkalis melaksanakan serahterima jabatan dan aset pada empat pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang baru dilantik, Senin (8/4). Serahterima berlangsung dilantai II Kantor Bupati Bengkalis, dipimpin Sekdakab Bengkalis Asmaran Hasan.
Pejabat yang melakukan serahterima jabatan dan aset adalah Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan (Disbunhut) Kabupaten Bengkalis yang sebelumnya dijabat Ismail menyerahkan jabatan dan asetnya melalui berita acara penyerahan aset kepada Herman Mahmud yang mengantikan Ismail yang pindah ke Badan Ketahanan Pangan, Penyuluh Pertanian Kabupaten Bengkalis.
Selanjutnya Kepala Disperindag Kabupaten Bengkalis dari Plt Arianto diserahkan sepenuhnya jabatan kepada Amir Faisal yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Bengkalis. Penyerahan jabatan dan aset disaksikan juga langsung oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan H. Burhanudin, Kabag Humas Setdakab Bengkalis Andris Wasono, Kabag Ortal Jalal dan sejumlah pimpinan SKPD.
Sekdakab Bengkalis Asmaran Hasan di sela-sela penyerahan aset mengatakan, sengaja kegiatan ini dilaksanakan agar ke depan Pemkab Bengkalis lebih tertib administrasi, dan sebagai koordinasi antara kepala SKPD baru kepada SKPD lama. Dalam penyerahan aset ini, Bagian Perlengkapan sangat berperan aktif dan diharapkan tetap eksis menuntaskan persoalan inventarisasi aset di lingkungan Pemkab.
''Peran dari Kabag Perlengkapan dalam hal ini sangat dibutuhkan dan diharapkan tetap eksis menuntaskan masalah aset ini. Satu persatu tugas kita sudah mulai selesai, terutama menyerahkan aset milik Pemkab Kepulauan Meranti, Rabu lalu diserahkan langsung ke Bupati Kepulauan Meranti, meski masih ada tiga aset yang dipending, karena ada pertanyaan dari pihak Kabupaten Kepulauan Meranti dan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Mudah-mudahan dalam waktu dekat semua tuntas,” ujar Sekda.
Dikatakan Sekda, soal aset Kabupaten Kepulauan Meranti itu tidak ada masalah lagi kendati ada aset berupa tanah yang dipertanyakan.
''Kuncinya jika bekerja dengan maksimal dan serius, semua permasalahan akan tuntas. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan,” terangnya.
Ia juga berharap kepada pejabat baru di SKPD untuk tetap mempedomani Standard Operating Prosedure (SOP) dan inventarisasi aset. Sehingga keinginan Pemkab Bengkalis menuju Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terwujud di tahun mendatang.
"Jadi tak ada alasan SKPD baru, masalah aset ini tidak serahkan. Sekarang sudah ada buktinya, dimana melalui berita acara penyerahan aset, kalau ditanya ya harus bisa menjawab," tegasnya. (jfk)