PEKANBARU - Seorang petani berinsial GN (61), warga Jalan Pemda Kelurahan Teluk Makmur, Kecamatan Medang Kampai, Dumai-Riau, terpaksa menjalani pemeriksaan intensif kepolisian, Senin (15/2/2016) sore tadi, lantaran diduga melakukan pembakaran lahan.

Akibatnya, lahan seluas empat hektar di lokasi tempatnya tinggal, gosong dilalap sijago merah. Beruntung tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Damkar dan masyarakat gotong royong melawan Karlahut segera bisa mengantisipasi api sehingga tidak menyebar luas dengan mengerahkan alat-alat pemadam kebakaran.

Informasi yang dirangkum GoRiau.com, kobaran api tersebut diduga dipicu akibat kelalaian, dimana saat itu GN hendak membersihkan lahan kosong miliknya di perumahan tempat dia tinggal, dengan cara membakar semak belukar dengan menggunakan potongan kayu kering yang ia kumpulkan.

Lama kelamaan api menyebar luas dan membakar sekitar empat hektar lahan disekitarnya. Saat itu GN sempat panik karena api sulit dijinakkan, hingga akhirnya tim gabungan melakukan upaya pemadaman cepat. "Laporan terakhir api sudah dijinakkan," ujar Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo.

Guntur, Senin malam mengatakan, usai memadamkan api, polisi langsung melakukan penyelidikan. Tak ayal GN pun dibawa ke Mapolres Dumai untuk dimintai keterangan. "Di lokasi kita juga mengamankan barang bukti berupa tiga potong kayu bekas terbakar, cangkul dan parang, serta pemantik api.

Selain itu aparat berwajib juga sudah memasang garis polisi di lahan yang terbakar tersebut. "Kita himbau kepada masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara dibakar untuk menghindari bencana Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut)," tutup Guntur. ***