
PEKANBARU, GORIAU.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pelalawan telah menggelar rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, Sabtu (12/10/2013). Rekapitulasi akhir terhadap DPT dilaksanakan di aula hotel Grand Pangkalan Kerinci.
Dalam pleno tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan partai politik (Parpol) di Pelalawan, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), unsur Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), seluruh Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) dan beberapa tokoh masyarakat. Daftar pemilih yang ditetapkan untuk pemilihan anggota DPR-RI, DPD-RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten, tahun depan. Rekapitulasi itu ditetapkan seluruh komisioner KPU Pelalawan sesuai tahapan Pemilu yang sudah ditetapkan oleh KPU pusat.
"DPT Pemilu kabupaten Pelalawan sebanyak 233.727 pemilih. Meningkat drastis sekitar hampir 40 persen dari pemilu tahun 2009 lalu yang hanya sebanyak 195.005 pemilih saja," ujar ketua KPU Pelalawan, Abdul Hamid, pada media ini, akhir pekan lalu.
Abdul Hamid mengatakan bahwa pada DPT sebanyak 233.727 orang itu, diantaranya pemilih perempuan sekitar 122.893 orang dan perempuan mencapai 110.834 pemilih. Persentasi pemilih terbanyak ada di kecamatan Pangkalan Kerinci berjumlah 52.976 sedangkan pemilih terkecil ada di Kecamatan Bunut yang hanya 8.408 orang saja.
"Untuk perbedaan DPT Pemilu 2014 dengan DPT Pemilihan Gubernur (Pilgub) September lalu, sekitar 4.000 lebih," katanya.
Pada Pilgub lalu, sambungnya, pemilih yang punya hak suara di Kabupaten Pelalawan hanya 228.332 saja. Sedangkan perbandingan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada Pilgub hanya sebanyak 612 sedangkan pada Pemilu nanti membengkak hingga 637 TPS. Dengan rincian kecamatan Ukui 66 TPS, Pangkalan Kerinci 139, pangkalan kuras 98, Pangkalan lesung 50, Langgam 48, Pelalawan 33, Kerumutan 41, Bunut 25, Teluk Meranti 34, Kuala Kampar 42, Bandar Seikijang 30, dan Bandar Petalangan 32.
"TPS Pemilu membengkak dari Pilgub, lantaran sebaran jumlah pemilih pada Pemilu 2014 maksimal 500 pemilih dalam satu TPS. Sedangkan untuk Pilgub kemarin, sebaran pemilih maksimal 600 orang. Perbandingan itulah yang menyebabkannya," tambah Hamid.(ilm)