PEKANBARU - Kepala Kepolisian Daerah Riau, Brigjen Pol Supriyanto bereaksi pasca maraknya aksi perampokan bersenjata api di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Ia pun mendesak jajarannya untuk segera menuntaskannya.

Demikian dikatakan orang nomor satu di kepolisian Riau itu, yang sejak awal menjabat memang fokus menciptakan situasi kondusif di provinsi yang berpenduduk 6 Juta jiwa lebih ini. Dengan begitu diharapkan seluruh jajarannya serius menekan angka kejahatan.

"Tugas kita adalah menjaga situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat, supaya Riau kondusif. Sebab itu semua jajaran harus meningkatkan kegiatan preemtif dan preventifnya," tegasnya menanggapi terjadinya dua kasus perampokan Alfamart di Pekanbaru.

Preemtif, yakni dengan menerapkan pola himbauan dan pendekatan, terutama kepada masyarakat. Sementara preventif, yaitu dengan upaya pencegahan. Ini lah dua hal yang ditekankan Supriyanto sebagai solusi mengantisipasi kejahatan yang kian hari kian meresahkan, terutama Pekanbaru.

"Dua hal tersebut dapat mencegah bertemunya antara niat dan kesempatan untuk melakukan kejahatan," tegas Kapolda kepada GoRiau.com, Minggu (7/8/2016) petang.

Pamungkasnya, Brigjen Supriyanto mengintruksikan agar jajarannya segera menyelesaikan Pekerjaan Rumah (PR) tersebut, mulai dari aksi perampokan bersenjata api, street crime (kejahatan jalanan, red) hingga aksi balap liar yang belum habis-habisnya.

"Mapping (petakan, red) wilayah rawan termasuk jam-jam rawannya, dengan mengacu waktu serta jenis kejadian. Aktifkan kring serse, maksimalkan Bhabinkamtibmas serta pertajam fungsi Intelijen. Patroli ke daerah rawan juga diperlukan," tukasnya.

Sebagai catatan, dua ritel Alfamart di Pekanbaru jadi sasaran bandit bersenjata api hanya dalam waktu tak kurang dari 26 jam (Jumat-Sabtu, red) ini. Sambil menodongkan pistol, mereka menebar teror terhadap karyawan, lalu membawa lari uang laci serta beberapa barang jualan.

Tidak cuma itu saja, mereka juga menyekap pekerja Alfamart ini. Praktis saja ini membuat masyarakat semakin resah, ditambah lagi sasarannya ritel sejenis. Aksi pertama di Alfamart Jalintim Km 12 Kulim dan yang kedua (tadi malam, red) di Jalan Bukit Barisan. ***