PEKANBARU, GORIAU.COM - Seluruh mahasiswa baru Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau tahun ajaran 2014/2015 diwajibkan untuk mengikuti tes baca Al-Quran. Bagi mereka yang tidak lulus, akan dididik oleh beberapa orang mentor selama tiga bulan.
"Kita mencari mahasiswa semester atas yang berpengalam untuk mendidik mahasiswa baru, mahasiswa yang dinyatakan tidak lulus tes baca Al-Quran," ujar Yasniwati, SAg selaku Ketua Pelaksana Penanaman Nilai-nilai Dasar Keislaman (PNDK) dan juga Kabag Kemahasiswaan dan Alumni UIN Suska Riau, Kamis (14/8/2014).
Pelaksanaan tes baca Al-Quran, kata Yasniwati, akan dilaksanakan pada hari ini. Kegiatan dimulai sejak pagi hari hingga selesai. Untuk tahap pertama, ada sekitar 1.282 mahasiswa yang akan ikut tes baca Al-Quran. Sementara, untuk sisanya akan dilaksanakan pada PNDK selanjutnya.
"Ini juga nilai plus dari PNDK sebelum-sebelumnya. Dimana, pada tahun terdahulu tes baca Al-Quran tidak pernah dilakukan," ujar Yasniwati.
Dilakukannya tes baca Al-Quran, kata Yasniwati, agar tamatan dari UIN Suska memiliki nilai lebih dibanding Perguruan Tinggi lainnya. "Pihak universitas berkeinginan, seluruh alumni harus menunjukkan ciri khas UIN-nya," ujarnya.
"Hal ini juga dilatarbelakangi, bahwa mahasiswa yang masuk ke UIN Suska Riau berasal dari berbagai sekolah, tidak hanya madrasah," lanjut Yasniwati. Keberagaman itu, tentunya punya kemampuan masing-masing. Untuk itu, perlu disamakan agar visi misi UIN Suska tercapai.(san)