RENGAT, GORIAU.COM - Sedikitnya 124 jemaah haji yang akan dipulangkan ke Indragiri Hulu, Riau terlantar selama lima jam di Bandara Hang Nadim, Batam, Rabu (7/11/2012). Penerbangan Sky Aviation dijadwal ulang karena kondisi cuaca di Rengat yang tidak memungkin.

Ratna (50 tahun), salah seorang jemaah haji Inhu mengatakan rencananya jemaah haji Inhu akan berangkat dari Batam dengan tiga kali penerbangan yakni pukul 07.45 WIB dan 09.45 WIB serta pukul 12.45 WIB. Namun sampai jam 12.00 Wib siang tadi, tak satu pun ada penerbangan.

''Sejak pagi tadi seluruh jemaah Inhu menunggu untuk diterbangkan ke Bandara Japura Rengat. Tapi sampai pukul. 12.00 WIB belum juga berangkat,'' kata Ratna.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Inhu Dr Zainal Arifin melalui Humas Dr Rizalwan ketika dihubungi mengatakan, jadwal keberangkatan para jemaah Inhu berubah pada hari ini.

Rizalwan yang mengaku bertugas sebagai pemantau kondisi jemaah ini mendapat informasi kalau jadwal keberngkatan para jemaah pada Rabu (7/11) ini ditunda dengan jadwal baru menjadi pukul 12.00 WIB untuk rombongan pertama, pukul 13.00 WIB untuk rombongan kedua dan rombongan ketiga atau terakhir pukul 15.00 WIB.

Rizalwan, yang juga menjabat sebagai Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Yankesmas) Inhu ini lalu menjelaskan kondisi jemaah yang sudah berada di Batam. ''Seluruh jemaah di Bandara Hang Nadim Batam terserang batuk pilek dan kelelahan setelah menempuh perjalanan dari Mekkah menuju Batam selama delapan jam. Satu orang jemaah Inhu asal Desa Kulim Jaya Kecamatan Lubuk Batu Jaya wafat di tanah suci dengan Jenis kelamin laki-laki yang berusia sekitar 47 tahun. Hasil diagnosa paramedis saat itu, jemaah yang wafat tersebut mengidap penyakit paru-paru akut,'' tambahnya.

Sementara itu, salah seorang petugas operator Sky Aviation, Rizal Harianto, yang diperbantukan di Bandara Japura Rengat ketika dikonfirmasi mengatakan, tertundanya kedatangan jamaah haji Inhu akibat cuaca buruk dan tidak menentu.

''Bukan akibat kerusakan pesawat,'' bantahnya.

Untuk mengatasi tertundanya kedatangan para jamaah ini, sambungnya, pihaknya langsung menurunkan dua unit pesawat jenis Fokker 50 untuk mengangkut para jemaah haji Inhu.

''Para jemaah haji Inhu langsung kita terbangkan dengan menggunakan dua unit pesawat jenis Fokker 50 dari Hang Nadim Batam ke Japura Rengat,'' katanya. (wsr)