DUMAI, GORIAU.COM - 10 Personil Polres Dumai Ikuti Pendidikan SAG di SPN Pekanbaru. Kapolres Dumai AKBP Yudi Kurniawan kepada GoRiau.com menyebutkan pada kegiatan pendidikan Sekolah Alih Golingan atau SAG di Sekolah Polisi Negara (SPN) Pekanbaru yang dibuka Kapolda Riau Brigjen Condro Kirono Kamis (21/11/2013) kemarin juga diikuti 10 pesonil polres Dumai.

Pendidikan SAG di SPN Pekanbaru tersebut diikuti oleh 145 personil polisi dari Riau dan Kepri sebagai peserta. Dari jumlah tersebut terbagi dari 90 Polda Riau dan 55 dari Polda Kepri.

Peserta yang mengikuti SAG di Sekolah Polisi Negara (SPN) Jalan Patimura Pekanbaru sebanyak 145 personil polisi mengikuti pendidikan Sekolah Alih Golongan (SAG) dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia di Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan Polisi (Lemdikpol) dan SPN Polda yang diikuti 3000 personil Polri.

Dalam kesempatan ini Kapolda Riau Brigjen Pol. Condro Kirono memberikan arahan pada peserta mampu menganalisa secara sederhana terhadap Kamtibmas serta pengekan hukum sesuai bidang tugasnya.

"Lembaga pendidikan Polri merupakan program alih golongan yang diadakan hari ini di Setukpa Lemdikpol dan SPN Polda yang diikuti 3000 personil untuk menghasilkan Perwira," ujar Kapolda dalam amanatnya.

Saat ini Polri telah memasuki tahap kedua Grand Strategy Polri 2010-2014 yaitu Partnership Building (membangun kemitraan) yang sebelumnya sudah dilaksanakan tahap pertama pada tahun 2004 sampai 2009.

Selama ini Polri telah mengadakan reformasi yang cukup beragam secara kualitas maupun kuantitas. Hal itu untuk menjawab tantangan yang cukup komplek dan dinamis.

"Polri telah melakukan revitalisasi dengan mempercepat perubahan dengan memacu mind set dan culture set Polri," tambahnya.

Hal itu disampaikan Kapolda Riau saat upacara pembukaan di SPN Pekanbaru, Kamis (21/11). Selain itu, peserta juga diharapkan mampu mengelola sumber daya yang ada di bawah tanggung jawabnya.

"Kemudian, mampu menganalisa secara sederhana terhadap Kamtibmas, serta pengekan hukum sesuai bidang tugasnya," kata Brigjen Condro. Kapolda juga berpesan, para peserta harus secara maksimal dan sinergitas.

"Antara yang didik dan pendidik serta komponen pendidikan lainnya. Sehingga dididik akan memberikan bekal pengetahun yang optimal dan menjadikan Polri yang meningkatkan etos kerja, menampilkan Polri yang rapi dan bersih, tidak arogan dan menghargai orang lain," katanya.(egy)