
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kantor Imigrasi Selatpanjang, Minggu (26/1/2014) pagi menggelar upacara peringatan Hari Bakti Imigrasi (HBI) yang Ke-64. Apel yang berlangsung di halaman kantor Imigrasi Jalan Merdeka Selatpanjang Kabupaten Meranti, Provinsi Riau, tersebut berjalan dengan khidmat.
Upacara peringatan HBI itu langsung dipimping Kepala Imigrasi Selatpanjang, Tohadi SH MH, selaku Kepala Kantor Imigrasi Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebelumnya, dalam rangka memperingati HBI, pihak Kantor Imigrasi Selatpanjang juga telah menggelar serangkaian kegiatan. Diantaranya, donor darah, penyaluran bantuan ke panti asuhan, dan gotong-royong, bersama, serta kegiatan lainnya.
Dalam pidatonya selaku pembina upacara, Tohadi, menyampaikan beberapa pesan penting dari Menteri Hukum dan HAM (Menhumkam) RI, Amir Syamsudin. Diantaranya, soal jiwa korsa harus tercermin pada sikap loyal dan setia kepada sumpahnya sebagai pegawai negeri sipil. Dan harus dapat menumbuhkan intergritas aparatur.
"Oleh karenanya, sangat tepat jika Hari Bakti Imigrasi ke-64 ini mengambil tema 'Satu Tekad, Integritas, dan Jiwa Korsa menuju Imigrasi Jaya. Maka, jiwa korsa harus mendapat tempat tersendiri dan diartikan sebagai semangat keakraban yang timbul karena adanya perasaan kesatuan dan tumbuh dari rasa hormat pada organisasi Imigrasi," ujar Tohadi.
Selanjutnya, dalam rangka HBI itu disampaikan juga harapan kepada segenap jajaran Imigrasi dimana pun bertugas untuk selalu memelihara integritas aparatur Imigrasi dalam pelaksanaan tugasnya sehari-hari dengan mengedepankan nilai-nilai kejujuran, keadilan, menepati janji, menghargai orang lain, dan berorientasi pada pencapaian pekerjaan.
Kemudian, senantiasa memupuk jiwa korsa dengan menguatkan semangat keakraban jajaran Imigrasi dan penghormatan kepada organisasi ini melalui penegakan kode etik pegawai Imigrasi.
"Tingkatkan kualitas kinerja dalam pelaksanaan fungsi keimigrasian," pesannya.
Dikesempatan itu, sedikit dipaparkan tentang peningkatan kualitas teknis dalam pelaksanaan fungsi keimigrasian, meskipun belum sempurna. Salah satu keberhasilannya adalah dengan diterapkannya Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM). Yang menyatukan dan menghubungkan sistem informasi pada seluruh pelaksanaan fungsi dengan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan bebas dari KKN.
Selain dari Kantor Imigrasi sendiri, upacara tersebut juga ikut dihadiri oleh pihak Rutan Selatpanjang, serta beberapa tokoh dan masyarakat Selatpanjang. ***