
PEKANBARU - Komnas Perlindungan Anak (PA) Riau berkoordinasi dengan Bapas Kota Pekanbaru terus mengupayakan diversi terhadap RS (13) bocah perempuan yang dieksploitasi oleh ibunya sebagai kurir ganja.
Kadis Sosial Kota Pekanbaru bersama dengan Komnas PA, Jum'at (29/4/2016) siang menyambangi Bapas untuk membicarakan langkah tersebut, karena RS merupakan korban ibunya.
"Tidak hanya RS, adik-adiknya nantinya juga akan kita tempatkan di rumah aman Dinsos Kota Pekanbaru untuk kenyamanan dan keamanan mereka," ujar Kabid Pelayanan Anak Komnas PA, Nanda Pratama, Sabtu (30/4/2016).
Selain itu, untuk kepentingan pendidikan RS serta saudaranya, Komnas PA juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru. "Karena, mereka ini memiliki keinginan kuat untuk bersekolah lagi," kata Nanda, kepada GoRiau.com, saat dikonfirmasi melalui telepon.
Mengenai penempatan RS dan ketiga adiknya, Nanda menuturkan, Komnas PA bersama Bapas sudah mengunjungi rumah nenek RS di Kabupaten Kampar-Riau untuk memastikan apakah keempat cucunya akan di tempatkan ke rumah aman atau tetap di rumahnya.
"Kepastiannya, Senin (2/5/2016) mendatang. Karena yang memutuskan itu neneknya, jika tidak ada izin dari pihak keluarga, korban tidak bisa dibawa ke rumah aman," pungkasnya.***