
SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dalam pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kepulauan Meranti pada tahun 2014 ini dari seluruh usulan yang masuk mencapai Rp 5,5 triliun. Angka tersebut lebih dari 3 kali lipat APBD Meranti tahun 2014 yaitu hanya Rp1.6 triliun.
Sebagaimana disampaikan Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi saat membuka secara resmi pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten, Senin (28/4/2014) di Aula RSUD Kepulauan Meranti. Kata Irwan, kemampuan daerah saja seperti tahun 2014 ini hanya sebesar Rp 1,6 triliun, oleh karena itu, diharapkan forum Musrenbang ini bisa menjadi wadah dalam memverifikasi usulan tersebut.Selain itu, bupati juga mengharapkan dalam mensukseskan program prioritas yang akan dibangun pada 2015 nanti diharapkan juga peran Pemerintah Provinsi Riau dan Pusat. Sehingga dapat mempercepat pembangunan dan majunya Kepulauan Meranti sebagai sebuah Kabupaten pemakaran baru di Riau. Apalagi kata Irwan kondisi saat ini di Kepulauan Meranti sangat banyak yang perlu dibenahi dan mendapatkan perhatian berbagai pihak. Mulai dari tingkat Kemiskinan yang persentasenya tertinggi di Riau yakni sebesar 35 persen lebih, masih minimnya SDM masyarakat, keterbatasan perekonomian, keterbatasan infrastruktur dan keterbatasan lainnya.Bupati menginginkan Musrenbang bukan hanya kegiatan seremonial saja, tapi forum untuk mengakomodir semua pihak. Sehingga nantinya Pemerataan Pembangunan dapat dilakukan. Sebab, orang nomor satu di Kepulauan Meranti itu mengaku bahwa pembangunan yang dilakukan baru di Ibukota Selatpanjang saja. Sementara di sejumlah daerah diluar Selatpanjang masih banyak yang belum terbangun dengan baik."Banyak usulan yang tidak ditampung dari Desa dan Kelurahan. Kami mengambil kebijakan untuk menjamin adanya program yang akan masuk ke setiap desa dan kelurahan di wilayah Kepulauan Meranti. Sehingga musrenbang tidak lagi menjadi kegiatan seremonial untuk menjalankan amanat peraturan Pemerintah saja," terangnya.Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kepulauan Meranti, Mohammad Aza Fahroni melaporkan bahwa adalah proses perencanaan daerah, sebagai wujud kepatutan hukum dan penyelenggaraan pembangunan dan pembinaan masyarakat. Dimana tujuannya agar terjadinya sinkronisasi dalam penyusunan program. Sehhingga didapatkan bahan penyusunan yang terarah dan terukur dalam pembangunan di Meranti pada tahun 2015 nanti.Aza merincikan usulan dalam Musrenbang Kabupaten berdasarkan bidangnya meliputi, bidang ekonomi sebanyak 87 program dan 146 kegiatan dengan total anggaran sebesar Rp 168 miliyar lebih, bidang fisik sebanyak 19 program dan 509 kegiatan dengan usulan anggaran Rp 815 miliyar lebih. Sedangkan di bidang sarana sebanyak 86 program dan 815 kegiatan dengan usulan anggaran Rp 800 miliyar lebih, dan bidang sosial budaya sebanyak 71 program dan 571 kegiatan sebesar 296 miliyar lebih.Hadir dalam pelaksanaan Musrenbang itu, seluruh Camat di Kepulauan Meranti, anggota DPRD, Kepala SKPD, Pejabat eselon II,III dan IV dilingkungan Pemkab Meranti, serta sejumlah instansi vertikal seperti kepolisian, TNI, dan lainnya.***