
RENGAT, GORIAU.COM-Para peneliti yang melakukan penelitian di bantaran sungai Indragiri, tepatnya di Desa Alang Kepayang, Kecamatan Rengat Barat, Kabupten Indragiri Hulu (Inhu), dikejutkan dengan ditemukannya sebuah Artefak berbentuk Beliung (Kapak Batu) yang di duga kuat peninggalan peradaban manusia prasejarah, atau yang lebih dikenal dengan sebutan manusia purba.
Sehingga dengan ditemukannya artefak tersebut, diduga Kabupaten Inhu pernah didiami oleh Manusia Purbakala dari Zaman Batu (Megalitichum), jauh sebelum kerajaan Indragiri berdiri, yaitu sekitar 6000 tahun lalu.
Saharan, Staf Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Batu Sangkar, untuk Wilayah Sumbar, Riau dan Kepri, ketika dikomfirmasi terkait ditemukannya artefak tersebut mengatakan, kapak batu tersebut ditemukan pada tumpukan batu yang disedot oleh masyarakat yang berfrofesi sebagai penyedot batu pasir di Sungai Indragiri, pada saat saya beserta rekan yang lain sedang melakukan penelitian tentang sungai Indragiri di daerah yang itu, kami melihat batu tersebut, penasaran dengan batun tersebut, kami mengambilnya. Kamis (21/11/2013).
"Curiga dengan bentuk batu tersebut, lalu saya mengambilnya dan mengumpulkan bersama benda lain yang ditemukan saat penelitian, seperti pecahan kramik dan lain-lain sebagainya. Temuan itu saya laporkan kepada Dinas Budaya dan Pariwisata dan BPCB Batu Sangkar untuk dilakukan penelitian ulang, alhasil dari penelitian yang dilakukan oleh pakar Arkeologi Bidang Sejarah dan Purbakal Dinas Budaya dan Pariwisata Provinsi Riau dan BPCB Batu Sangkar, ternyata benda tersebut diyakini bahwa batu tersebut adalah merupakan Artefak Beliung (Kapak Batu) dari Zaman Megalitichum", ujar Saharan.
Dari hasil penelitian arkeolog itu, diperkirakan usia kapak tersebut lebihb tua dari pada Candi Muara Takus yang ada di kabupaten kampar. Sehingga disinyalir atefak itu sudah berumur 3 atau 4 ribu tahun sebelum masehi atau diperkirakan 6013 tahun hingga tahun ini.
Artinya, jauh sebelum kerajaan Indragiri berdiri, di daerah kita ini sudah ada peradaban atau kehidupan manusia di sini yang disebut manusia purba. Dengan demikian, dengan ditemukannya artefak tersebut, tim akan melakukan pengembangan penelitian tentang sebaran Kosa Budaya di Kabupaten Inhu ini, bebernya.
Ditambahkan pegawai BPCB Batu sangkar itu, dengan adanya penemuan artefak tersebut, jelas sudah Kabupaten Inhu ini atau Bumi Gerbang sari ini banyak menyimpan sejarah tentang peradaban sebelumnya. Sungai Indragiri Selain memiliki potensi Sejarah Kerajaan Indragiri, ternyata juga menyimpan Misteri Peradaban Budaya Purbakala.
Masih katanya, dengan adanya temuan ini, tidak menutup kemungkinan akan ada ditemukan tempat dimana peradaban tersebut tinggal, bisa jadi berupa goah tempat mereka berlindung. Maka dari itu, ia berharap dengan ditemukannya benda ini, ahli arkeologi akan mampu mengungkap misteri peradaban manusia purbakala tersebut yang selama ini terpendam di Bumi Gerbang Sari ini, tandasnya. (Jef)