TEMBILAHAN- Akhir-akhir ini, kasus pencurian dengan kekerasan lagi santer terjadi di Jalan Tembilahan-GAS, dalam kurun waktu yang hampir berdekatan, tiga kasus pembegalan terjadi di sepanjang jalan tersebut.

Korban pertama adalah pasangan suami istri, Ujang (43) dan Yeni (36), pasutri itu dibegal Jumat (3/2/2017) sekitar pukul 17.20 WIB di Jalan Lintas Sungai Iliran, Parit 18 Desa, Sungai Iliran, Kecamatan GAS.

Keduanya di begal saat pulang dari Tembilahan dan mengalami kerugian sebesar Rp18 juta.

Tidak lama kemudian, tepatnya kurang lebih 25 jam, kejadian serupa terjadi lagi, kali ini menimpa Samad, pria 40 tahun itu saat kejadian dalam perjalanan pulang, dengan menggunakan sepeda motor dari Tembilahan menuju ke rumahnya di Kelurahan Sungai Empat, Kecamatan GAS.

Sesampai di suatu tempat yang sepi dan jauh dari penduduk tepatnya di Jalan Parit Jamrah, Desa Sungai Dusun, Kecamatan Batangtuaka, ia dihadang dua orang pria yang kemudian merampas uangnya sebesar Rp1 juta dan satu unit hpnya.

Tak lama sesudah kejadian itu, ditempat yang sama, Sarianto (42), juga menjadi korban, uangnya sebesar Rp70 ribu berserta sepeda motornya dirampas.

Sebelum harta benda dirampas, ketiga korban juga mengalami kekerasan, mereka dipukul menggunakan sebatang kayu.

Pihak kepolisian telah berhasil mengamankan salah satu pelaku berinisial Sai, pemuda 19 tahun itu diamankan saat membawa kabur sepeda motor milik Sarianto, Sabtu (4/2/2017).

Baca Juga: Lewati Jalan Sepi, Pasutri di Inhil Dihadang Pasukan Bertopeng yang Menghilang di Semak-semak Setelah Rampas Uang dan Perhiasan

Polres Inhil masih belum memastikan, apakah pelaku yang sudah diamankan itu adalah pelaku yang sama pada kejadian yang menimpa Ujang dan istrinya serta Samad.

Baca Juga: Begal Dapat Rp70 Ribu, Pemuda di Inhil Ini Hampir Diamuk Masa

''Dugaan sementara pelakunya sama, tapi masih belum dapat kita pastikan,'' terang PAUR Humas Polres Inhil, Iptu Heriman Putra kepada GoRiau.com, Minggu (5/2/2017).