SELATPANJANG, GORIAU.COM - Paska beredar informasi bahwa pelaku penusukan Hardiyono warga Dusun Gogok RT02 RW03 Desa Centai Kecamatan Pulaumerbau, Kepulauan Meranti, Riau, warga mengaku sangat senang. Sebab, pelaku terkenal berperangai tidak baik dan meresahkan masyarakat.


Menurut informasi dari salah seorang warga Centai yang enggan namanya disebut, pelaku ini kerapkali membuat masalah di kampung. Mulai dari suka mabuk, mencuri, mengganggu orang, hingga penusukan terhadap Nasaruddin yang juga warga Centai, Selasa (29/9/2015) yang lalu.
"Apresiasi sangat besar kepada kepolisian yang telah berhasil menangkap pelaku," kata laki-laki berjenggot itu.
Katanya lagi, sejauh ini, pelaku penusukan itu seringkali membuat onar di kampung. Tak ayal, ketika pelaku mabuk, akan mengganggu orang yang sedang melintasi di jalanan.
"Kadang-kadang pencurian juga dilakoninya. Pokoknya warga di sini resah dibuatnya," ujarnya lagi.
Terakhir, kasus penusukan Selasa sore. Warga memang berharap pelaku berhasil ditemukan dan ditangkap. Sebab, jika lolos dikhawatirkan pelaku akan mengulangi kejahatan yang sama.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelaku ini Selasa sore mendatangi rumah Nasaruddin. Setelah bertemu di rumah Nasaruddin, pelaku langsung menusuk pisau yang ia bawa ke arah dada, dan melukai dada kiri Nasaruddin.
Usai menusuk itu, pelaku kabur.
Selanjutnya, Rabu (30/9/2015), sekira pukul 24.00 Wib berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat, tim Opsnal Polsek Merbau dan Polres Kepulauan Meranti yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, dan Kapolsek Merbau IPTU Suhartono melakukan penggrebekan dan penggeledahan terhadap sebuah rumah persembunyian pelaku di Simpang Tiga Lanjut Desa Tanjung Bunga Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Namun, saat dilakukan penggrebekan pelaku tidak ada dan telah kabur. Polisi hanya berhasil menemukan sepeda motor milik pelaku jenis Suzuki Smash warna Hijau.
Selanjutnya dari hasil penyelidikan di lapangan, diperoleh informasi bahwa pelaku kabur dengan menumpang kapal motor Tirta Buana yang hendak berangkat ke Sei Apit untuk mengangkut batu bata. Mendapat informasi tersebut, tim opsnal langsung melakukan pengejaran.
Selanjutnya, Kamis (1/10/2015) sekira pukul 03.15 WIB, tim opsnal Polsek Merbau dan Polres Kepulauan Merantu berhasil menangkap pelaku yang saat itu sedang tidur di dalam kapal motor Tirta Buana yg sedang bersandar di pelabuhan Desa Lukit.
"Saat ditangkap pelaku tidak berkutik. Selanjutnya pelaku diamankan ke Mapolres Kepulauan Meranti guna pengusutan lebih lanjut," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, melalui Kasat Reskrim AKP Antoni L Gaol SH MH, didampingi Kapolsek Merbau Iptu Suhartono dan Kanit Intelkam Brigadir Sony Silalahi SH.(zal)