PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus berharap perpustakaan menjadi salah satu modal yang membentuk siswa menjadi warga Indonesia tangguh. Sehingga, perpustakaan harus mampu memberikan ruang bagi siswa untuk menambah wawasan dan literasi.

"Modal pembangunan untuk mewujudkan Indonesia maju, Indonesia tangguh, yaitu melalui siswa kita hari ini. Mereka adalah pemimpin bangsa ini kedepannya," ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan literasi pada perpustakaan sekolah, tidak hanya tentang menanamkan cinta buku saja, tetapi bagaimana siswa mampu memahami dan mengimplementasikan apa yang dibacanya menjadi sesuatu yang berpotensi untuk meningkatkan nilai ekonomi.

Hal ini disampaikan Firdaus saat peresmian Perpustakaan Insan Cendekia dan Launching Perpustakaan Digital dan Pergelaran Seni SMPN 1 Pekanbaru, Jumat (25/3/2022).

Oleh karenanya, ia juga berharap agar perpustakaan bertransformasi menuju digitalisasi untuk menunjang semua elemen masyarakat dalam persaingan di pasar global.

"Pemko Pekanbaru telah mempunyai perpustakaan digital (iPekanbaru,red) sejak lima tahun lalu. Bagaimana menanamkan cinta buku dan mendekatkan masyarakat kepada buku, dari sini diharapkan dapat melahirkan budaya gemar membaca pada masyarakat kita,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Pekanbaru, Nelfiyona melalui Sekretarisnya, Nofrita Deli menjelaskan bahwa literasi memiliki kontribusi positif dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan, berkarakter, terampil, kreatif dan inovatif.

"Untuk mengawali langkah konkret pemerintah bersinergi dengan dunia pendidikan dalam pengembangan literasi. literasi memiliki kontribusi positif dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan, berkarakter, terampil, kreatif dan inovatif," pungkasnya. ***