
BAGANSIAPIAPI - Wakil Ketua II DPRD Rohil Drs Syarifuddin MM meminta kepada Kadisdik Rohil Ir H M Aminuddin MM untuk mengawasi beberapa sekolah di Rohil yang di tenggarai mengalami beberapa ketimpangan administrasi dan teknis.
Syarifuddin mengatakan seperti yang terjadi di SMAN 4 Bagansinembah, yang mempunyai tenaga pengajar sebanyak 21 orang. Namun dari jumlah tenaga pengajar di sekolahnya yang berstatus pegawai negeri.
Padahal, kata Syarifuddin, sekolah tersebut sudah dinegerikan sejak lima tahun lalu. Tenaga honorer di sekolah tersebut, ada yang mendapat SK Bupati Rohil dan sebagian lagi hanya berbekal SK dari Komite Sekolah.
Politisi PKB ini juga menambahkan, sejauh ini dalam pantauan dan ditambah laporan dari masyarakat, kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Baik itu bentuk fisik sekolah tersebut. Bahkan pada Ujian Nasional (UN) hari pertama, siswa mengalami keterlambatan untuk mengerjakan soal, berhubung pengawas terlambat datang. “jadi kami minta kepada Dinas Pendidikan untuk mengecek kembali apa yang terjadi di sekolah itu. Karena kami terus mendapat laporan dari masyaraka, “katanya.
Beberapa waktu lalu, Syafruddin juga mengaku ditemui masyarakat di sekitar sekolah itu mengajukan surat protes dan ketidaknyamanan terhadap sekolah yang dinilai masyarakat tidak peduli dengan kebersihan lingkungan serta kesenjangan sosial dengan warga sekitar.
Syafruddin meminta kepada Kadisdik untuk menyikapinya, karena surat protes yang di layangkan oleh masyarakat kepadanya itu berpotensi menimbulkan keresahan. “Ini harus disikapi dengan baik dan peduli,” tutup Syafruddin.
Masukan yang diajukan Syafruddin beranjak dari timbang saran masyarakat lansung kepada Kadisdik Rohil di ruang Komisi D DPRD Rohil ketika hearing dengan Pansus IV. Disdik Rohil M Amiruddin menerima masukan tersebut dan berjanji akan melakukan kroscek langsung ke lapangan. “Kita akan segera melakukan tindakan, meneruskan apa yang disampaikan oleh Pak Syafruddin, “tutup M Amiruddin. (Adv/DPRD)